Banyak Nakes Tertular, Jayawijaya Hentikan Pelacakan Pasien COVID-19

Tukan Ben
Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya Dokter Willy Mambieuw (Foto : ANTARA/Marius Frisson Yewun)

TIFFANEWS.COM,-  Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua menghentikan sementara pelacakan dan penapisan pasien COVID-19 karena sebagian tenaga medis terpapar virus itu sehingga jumlah petugas medis terbatas.

Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya dokter Willy Mambieuw di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Senin (2/8), mengatakan ada instruksi bupati bahwa selama penerapan PPKM dinkes melakukan pelacakan dan penapisan.

“Banyak tenaga kesehatan kita terpapar COVID-19 sehingga tracking dan screening belum bisa kita lakukan. Di samping itu tenaga kami yang lain juga harus melakukan vaksinasi booster kepada masyarakat,” katanya.

Sebelumnya pemerintah sudah merencanakan untuk petugas medis memeriksa warga yang berada di wilayah ramai penduduk seperti di Wamena Kota.

Rencana itu tidak berjalan lancar karena 11 tenaga medis di Puskesmas Wamena harus menjalani pemeriksaan terkait COVID.

“Dengan kekurangan tenaga kesehatan ini kita tidak bisa melacak untuk mengetahui penularan COVID yang terjadi dalam Kota Wamena,” katanya.

Dinas Kesehatan telah membagi wilayah pelayanan dalam penanganan virus itu. Misalnya jika ada masyarakat di pusat kota yang terkena akan ditangani petugas dari Puskesmas Wamena Kota.

“Begitu juga dengan distrik di luar kota seperti Kurulu. Kalau ada warganya yang terpapar maka itu menjadi tanggungjawab Puskesmas Kurulu,” katanya. (ant/*bn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Karate Sulsel Optimis Wujudkan Target Tiga Emas PON

TIFFANEWS.COM,-  Tim karate Sulawesi Selatan mengusung optimisme tinggi merealisasikan target tiga medali emas pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua, 2 hingga 15 Oktober mendatang. Pelatih Karate Sulsel Mursalim Bado’o di Makassar, Senin (2/8), mengatakan pihaknya juga tidak merasa terbebani oleh target yang diberikan Komite Olahraga Nasional […]
Instagram did not return a 200.
Translate »