BBKSDA Papua Lepasliarkan 76 Satwa Endemik di Hutan Adat Isyo

Tukan Ben
Burung nuri kelam, salah satu satwa yang dilepasliarkan oleh BBKSDA Papua di Hutan Adat Isyo, Rhepang Muaif, Kabupaten Jayapura. (Foto : Humas BBKSDA Papua)

TIFFANEWS.COM,- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua telah melepasliarkan 76 satwa endemik Papua di Hutan Adat Isyo, Rhepang Muaif, Kabupaten Jayapura.

Menurut siaran pers dari BBKSDA Papua yang diterima di Jayapura, Kamis (29/7),  satwa yang dilepasliarkan meliputi 46 kasturi kepala hitam (Lorius lory), 15 kakatua koki (Cacatua galerita), delapan nuri kelam (Pseudeos fuscata), dua mambruk victoria (Goura victoria), tiga kasuari gelambir tunggal (Casuarius unappendiculatus), dan dua pelandu papua (Dorcopsis hageni).

Satwa-satwa tersebut dipindahkan ke Papua oleh BBKSDA Jawa Timur, BKSDA Jawa Tengah, dan BKSDA Sulawesi Utara.

“Semua satwa tersebut dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi,” kata Kepala BBKSDA Papua Edward Sembiring.

Edward menjelaskan, nuri kepala hitam, kakatua koki, nuri kelam, dan kasuari gelambir tunggal statusnya Least Concern (LC), telah dievaluasi dan dinilai berisiko rendah punah, menurut lembaga konservasi internasional International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN).

Sedangkan mambruk victoria, menurut dia, statusnya rentan, dianggap menghadapi risiko tinggi mengalami kepunahan di alam.

Ia menjelaskan pula bahwa satwa-satwa yang dilepasliarkan di Hutan Adat Isyo telah dinyatakan bebas dari penyakit flu unggas menurut hasil pemeriksaan yang dilakukan di Laboratorium Balai Karantina Kelas I Jayapura.

“Semua satwa sudah menjalani proses habituasi di Kandang Transit Satwa BBKSDA Papua dan telah siap dilepasliarkan kembali ke alam,” katanya. (ant/*bn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jumlah SDM Bidang Upacara di Sub PB PON Kabupaten Jayapura Tunggu Koordinasi EO

TIFFANEWS.COM – Koordinator Bidang Upacara pada Sub Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX Kabupaten Jayapura, Eqberth C. Kopeuw menjelaskan, pihaknya hingga kini masih menunggu kordinasi dari Event Organizer (EO) terkait jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang perlu mereka siapkan. “Kami dari bidang upacara Sub PB PON klaster Kabupaten […]
Instagram did not return a 200.
Translate »