BPOM Jayapura Dukung Yumin Wonda Produksi Kosmetik dari Buah Merah

Marcel 1
Tim BPOM Jayapura foto bersama pengusaha pabrik kosmetik, Yumin Wonda disela melihat langsung kondisi pabrik dan gudang produksi. (Foto : Marcel)

TIFFANEWS.COM – Pihak Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Jayapura terus melakukan sejumlah terobosan dalam pelayanannya. Salah satunya Program Sagu Papua atau Siap Dampingi UMKM Papua, yakni dengan turun langsung dan melakukan pendampingan kepada pengusaha terutama Orang Asli Papua yang punya inovasi dalam menciptakan produknya.

Seperti yang dilakukan tim yang dipimpin langsung Kepala BPOM Jayapura, Mojaza Sirait saat mengunjungi pabrik tempat produksi bahan kosmetik berupa sabun, sampo, hand body lotion berbahan dasar Buah Merah dan tanaman endemic Papua dan sejumlah produk lainnya milik pengusaha asli Papua, J.Yumin Wonda yang terletak di Doyo Bambar, kabupaten Jayapura, Rabu (01/09/2021).

“Kami datang dan melihat langsung pabrik sebagai tempat produksi kosmetik dari bahan buah merah. Diantaranya Sabun, Shampo hingga hand body lotion yang diproduksi oleh perusahaan milik pak Yumin Wonda ini. Kita ingin membantu mendampingi sehingga semua prosesnya. Apalagi, apa yang dibuat disini sangat luar biasa, ada sabun dan shampo serta lotion yang terbuat dari bahan asli Papua berupa buah merah dan tumbuhan endemik lain yang tidak ada Di Daerah lain di Indonesia bahkan dunia,” kata Mojaza Sirait.

Pria yang akrab disapa Mozes ini menjelaskan, pihak BPOM pada prinsipnya hanya sebagai pendampingan dan memberikan masukan agar proses produksi yang dilakukan bisa lebih mudah dan efektif.

Dia menambahkan, Perusahaan Ini sudah pernah mendaftarkan produk kosmetik sejak tahun 2018 dan mendapatkan izin dari BPOM Jayapura setelah melalui proses secara aturan.

Namun, pihak BPOM ingin melihat langsung karena sempat ada kekosongan produk dipasaran.

“Apa kira-kira kendala, maka kami datamg melihat kira-kira apa yang bisa kami lakukan pendampinganngan supaya izin edar itu bisa terus diguunakan. Supaya usaha lokal daerah kita  mampu bersaing. Produk daerah kita terutama buah merah mempunyai nilai tambah yang lebih luas lagi. Apalagi jika prosuk ini jadi bagus dan lancar maka distribusinya bakal sangat baik dan kemana saja. Sementara yang ada sekarang masih relatif sangat terbatas,” terang Mozes.

Itu tujuan kami datang laukan pendampingan untuk memasuotk agar jika ada kendala khususnyua yang berkaitan dengan badan POM maka kami akan bantu semaksimal mungkin agar bisa oerasu maksimal dan hasilkan produk yang bisa didistribusikan ke semua daerah. Dan tentu harapan kami buha merah adalah prduk unggulan disini dan tentu sangat sayang jika tidak dikembangkan disini,” sambungnya.

Dikemukakan Mozes lagi, dengan Program Sagu Papua atau Siap Dampingi UMKM Papua dari BPOM Jayapura, mereka akan dengan sepenuh hati siap membantu dan mendukung serta membantu sampai tuntas perizinan produk kosmetik yang sedang dikerjakan oleh Yumin Wonda dan karyawannya.

Sebagai produk lokal, menurut Mozes, produk ini menjadi unggulan dan ciri khas. Sehingga, jika sudah diproduksi dengan jumlah banyak tentu akan bisa distribusi kemana saja. Sebab, jaminan keamanannya ada, manfaatnya juga jelas dan tentu ini juga akan membantu ekonomi masyarakat.

“Intinya kami akan dukung terus sampai tuntas. Jangan pernah segan bertanya atau konsultasi tentang apapun itu, kami akan lakukan pendampingan dengan sebaik-baiknya. Misalnya soal alur produksi yang kita lihat bersama tadi. Semuanya sudah sangat baik, tinggal kita beri pendampingan misalnya bagaimana pemanfaatan alur dan ruang kerja. Agar tak banyak waktu dan tenaga yang terbuang hingga banyak space ruang mubazir saat melakukan proses kerja,” urainya.

Mozes menambahkan, untuk produk yang diproduksi di pabrik milik Yumin Wonda itu sudah terdaftar dan izin BPOM sejak tahun 2018.

Tim BPOM Jayapura melihat salah satu di pabrik kosmetik milik Yumin Wonda. (Foto : Tiffanews.com/MArcel)

Sementara pemilik pabrik produksi Kosmetik berbahan Buah Merah, J.Yumin Wonda memberi apresiasi pada BPOM Jayapura yang hadir dan memberi pendampingan dalam usahanya.

“Kami sangat berterimakasih dengan kehadiran BPOM untuk mendampingi dan memberi masukan guna efektif dan efisien dalam pekerjaan produksi kami. Kami juga berharap kerjasama dan pendampingan seperti ini akan terus berjalan,” kata Yumin.

Dia menuturkan, pabrik yang dikelolanya antara lain memproduksi sabun cair, sabun batang, Sampo, hand body lotion, hingga cairan pencuci piring, lantai dan kaca.

“Untuk sabun, sampo dan hand body lotion itu memang kita menggunakan bahan dari Buah Merah dan tanaman khas Papua. Kalau nama tanaman campuran lainnya, itu didaerah kami di Puncak Jaya sebut Wunggani. Dahulu turun temurun orang tua kami saat mau mandi, mereka memetik dan menumpuk buahnya. Nanti akan keluar busa seperti sabun. Itulah yang dipakai sebagai sabun mandi,” jelas Yumin Wonda yang mengakui sedang merenovasi kembali pabriknya dan menambah jumlah mesin. (Cel)

 

One thought on “BPOM Jayapura Dukung Yumin Wonda Produksi Kosmetik dari Buah Merah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gubernur Papua Minta ASN dan Masyarakat Sukseskan PON XX

TIFFANEWS.COM – Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH minta seluruh    Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov dan seluruh masyarakat Papua menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, antara lain dengan memupuk sinergitas dalam hal kegiatan aksi maupun komunikasi demi kesuksesan penyelenggaraan PON XX. “Mengingat beberapa pertandingan sejumlah cabang […]
Instagram did not return a 200.
Translate »