oleh

Demi Selamat Tiba di Sekolah, Prajurit Bantu Anak-Anak Seberangi Sungai Atakat

-BERITA-66 views

TIFFANEWS.COM,-Sungai Atakat di kampung Tetop, Distrik Iniyandit,  Kabupaten Boven Digoel memang setiap dilalui para siswa yang hendak pergi dan pulang sekolah.

Namun demikian, hanya pada musim kering anak-anak sekolah leluasa menyeberangi karena dangkalnya sungai, tapi bila musim hujan tiba anak-anak selalu mengalami kesulitan.

Melihat kesulitan anak-anak saat menyeberangi sungai, personel satgas pamtas Yonif Mekanis 516/CY, tergerak hati membantu anak-anak  menyeberangi sungai untuk pergi dan pulang sekolah SDN Tetop yang berada di kampung Tetop.

Tidak hanya anak-anak sekolah, bahkan warga masyarakat yang berada di seberang sungai pun harus melintasi sungai tersebut untuk melakukan aktifitas berkebun setiap harinya.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY, Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin, S.I.P., dalam keterangan tertulisnya di Asiki, Distrik Jair, Boven Digoel, Papua. Rabu (14/10/ 2020), mengatakan panggilan kemanusiaan dan kepedulian terhadap warga perbatasan didasarkan pada alasan bahwa anak-anak adalah generasi bangsa yang perlu diselamatkan.

“Mereka tidak memiliki pilihan lain karena akses satu-satunya untuk berangkat dan kembali dari sekolah harus melintasi Sungai Atakat yang belum ada jembatanya,” ungkap Dansatgas.

Menurutnya, bantuan yang diberikan adalah untuk mengantisipasi timbulnya korban jiwa saat banjir bandang secara tiba-tiba yang disebabkan curah hujan tinggi.

“Waktu sekolah untuk menuntut ilmu sering kali terbuang sia-sia bila aktifitas mereka terkendala dengan derasnya arus sungai saat hujan terus-menerus di daerah tersebut,” tambah Dansatgas.

Sementara itu, Bapak Dominggus (48) merupakan salah satu orang tua siswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada personel Pos Tetop Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY atas bantuan yang telah diberikan kepada anak-anak mereka.

“Saya selaku orang tua mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah memberikan bantuan sosial terhadap kami masyarakat kampung Tetop berupa menyeberangkan anak-anak kami untuk pergi ke sekolah,” ucapnya

Terpisah, Letda Inf Eko Setyo Budi selaku Danpos Tetop mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindakan antisipasi yang dilakukan oleh personel Pos Tetop untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kegiatan ini merupakan tindakan antisipasi karena Sungai selalu sering meluap dan banjir besar pada musim penghujan yang terus menerus seperti yang sekarang ini, sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat,” ugkapnya.

“Bila sudah demikian, anak-anak sekolah terpaksa meliburkan diri karena sungai tidak bisa diseberangi,” tandasnya. (Ifa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed