Di Tengah Pandemi Covid-19, Menpora Pastikan PON XX Papua Dilaksanakan dengan Prokes Ketat

Tukan Ben
Arsip Foto : Gebyar PON XX Papua di Jayapura, 19 Juni 2021 (Foto : dok Tiffanews)

TIFFANEWS.COM,- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memastikan pelaksanaan PON XX Papua pada 2-15 Oktober 2021 akan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan COVID-19 secara ketat.  Menurut Menpora, PON XX Papua  akan meniru sistem bubble yang digunakan pada Olimpiade Tokyo 2021.

“Pertama, semua kontingan yang datang berasal dari 33 provinsi dipastikan semua sudah divaksin, baik pemain, pelatih maupun tenaga pendukung termasuk yang ada di Papua. Arahan Bapak Presiden bukan hanya kontingen Papua saja, tapi semua masyarakat yang berada di radius 2/3 minimal dari venue-venue, dari penginapan yang ada di Papua, itu harus sudah tervaksin dan Menteri Kesehatan sudah menyanggupi, sekarang sudah jalan vaksin di Papua,” kata Zainudin Amali dalam talkshow PrimeTalk Metro TV “100 Hari Menuju PON XX Papua”, bersama Menkominfo Johnny G Plate yang dipandu presenter Aviani Malik,  Rabu (30/6).

Menpora Amali mengatakan akan belajar dari penerapan sistem babble pada Olimpiade Tokyo nanti bulan Juli, agar dapat diterapkan pada PON Papua. Pada olimpiade Tokyo nanti, lanjut Menpora Amali, semua atlet akan ditempatkan di wisma atlet dan tidak boleh ke tempat lain selain ke lokasi pertandingan.

Kemudian ada NOC guest itu di hotel. Tidak boleh ke tempat penginapan atlet dan hanya bisa dari tempat penginapan ke venue pertandingan, terus-terusan begitu. Panitia olimpiade disebut telah menyiapkan area supaya para atlet dan official tidak jenuh dan membuat mereka rileks. Sehingga tidak ada alasan para atlet meninggalkan area pertandingan dan penginapan.

Tangkapan Layar : Menpora Zainudin Amali dan Menkominfo Johnny G Plate dalam acara talkshow PrimeTalk Metro TV yang dipandu presenter Aviani Malik, Rabu (30/6) malam.

Sistim bubble itu antara penginapan dari peserta ke tempat pertandingan itu harus terjaga kesehatannya. Kemudian mereka kembali lagi juga ke tempat penginapan. Jadi rutenya itu jelas kemungkinan kita akan jaga ketat tidak boleh orang keluyuran kesana kemari. Karena di situ ada potensi untuk prokesnya bisa tidak disiplin.

“Jadi memang benar-benar itu sistem bubble diberlakukan tetapi dijamin semua kebutuhan dari atlet kemudian pelatih, tenaga pendamping, official dan lain sebagainya itu juga tersedia di situ. Kita tentu akan kita sesuaikan mana yang memungkinkan untuk kita terapkan. Tetapi yang jelas protokol kesehatan itu benar-benar kita terapkan,” katanya.

Menpora Amali menegaskan bahwa pihaknya sudah punya pengalaman terkait penerapan protokol kesehatan dalam event olahraga walaupun skalanya kecil yakni pada turnamen pramusim Piala Menpora 2021 lalu.

“Saya kira bisa pada saat melaksanakan turnamen pramusim Piala Menpora soal sepakbola yang lalu. Kita lakukan di 4 kota, Bandung, Solo, Jogja dan Malang,” ungkapnya.

Saat itu, kata Menpora, prokesnya berhasil diterapkan karena setiap orang yang mau masuk ke dalam stadion baik itu panitia, pemain dan official dilakukan tes swab covid-19 sebelum masuk ke stadion.

“Itu sangat ketat prokesnya, para pemainnya sebelum bertanding mereka misalnya sore bertanding maka jam 9 pagi dia sudah dites swab. Jadi untuk yang bertemu itu memang benar-benar mereka sudah aman,” katanya.

Menpora mengatakan, hingga kini pihaknya belum menentukan apakah semua pertandingan itu akan ada penonton, atau penonton terbatas, atau tidak ada penonton sama sekali. (bn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Menpora : Seluruh Rakyat Indonesia Harus Dukung PON Papua

TIFFANEWS.COM,- PON XX Papua 2021 adalah kegiatan multi even olahraga milik nasional jadi seluruh  rakyat Indonesia, harus mendukung kesuksesan itu. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan hal itu dalam talkshow PrimeTalk Metro TV “100 Hari Menuju PON XX Papua”, bersama Menkominfo Johnny G Plate yang dipandu presenter Aviani […]
Instagram did not return a 200.
Translate »