Dua Prajurit Terluka Saat Baku Tembak dengan Kelompok Egianus di Nduga

Tukan Ben
Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Ignatius Yogo Triyono. (Foto : ANTARA/HO-Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih)

TIFFANEWS.COM, – Dua prajurit dari Yonif 751/VJS terluka dalam baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya di Distrik Mapnduma, Kabupaten Nduga, Papua, Selasa (13/7).

“Memang benar ada dua prajurit terluka dalam baku tembak dengan kelompok Egianus,” kata Pangdam XVII Cenderawasjh Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono di Jayapura, Selasa  (13/7)malam​​​​​​.

Kontak senjata terjadi sekitar pukul 11.30 WIT di Pos Mapnduma yang dijaga anggota Yonif 751/VJS yang tergabung dalam satgas pengamanan daerah rawan.

Dalam kontak tembak dua prajurit terluka, yakni Lettu Inf. Sukma mengalami luka di dahi akibat terkena pecahan proyektil peluru dan Praka Hamid luka di pinggul.

“Keduanya sekitar pukul 14.30 WIT dievakuasi ke Timika. Saat ini masih dirawat di RSUD Timika,” kata Mayjen TNI Yogo.

Ia mengungkapkan bahwa baku tembak antara prajurit dan KKB pimpinan Egianus berlangsung sekitar 60 menit.

Sebelumnya, pada hari Selasa (6/7) kelompok Egianus juga menembaki anggota yang bertugas di Distrik Yall yang sedang mengamankan kedatangan logistik yang dikirim dengan helikopter.

Akibatnya, kata Pangdam, tiga anggota dari Yonif 310/KK terluka, yakni Praka Sigit mengalami luka tembak di pinggang, Pratu Masmur mengalami luka terserempet peluru di bagian kepala, serta Prada Rudi mengalami luka di bagian bibir atas terkena rekoset. (ant/*bn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Anggota DPR Harap RUU Otsus Percepat Pembangunan di Papua

TIFFANEWS.COM, – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Revisi Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua Guspardi Gaus berharap RUU tersebut dapat mengatasi permasalahan konflik dan mempercepat pembangunan di Papua. “Revisi UU Otsus Papua ini diharapkan tidak saja mengatasi permasalahan konflik, tetapi dapat mempercepat pembangunan di Papua. Terjadi peningkatan […]
Instagram did not return a 200.
Translate »