Enam Unit Ruko Tiga Lantai Hangus Terbakar, Tiga Orang Tewas Terpanggang

Tukan Ben
Petugas pemadam kebakaran saat melakuka proses pemadaman api

 

TIFFANEWS.COM,- Enam unit ruko di depan Perumahan DPR Lama, tepatnya di Jalan Baru Tembus Melati, Kelurahan Waymhorock, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, hangus terbakar, Rabu (13/10/2021) dini hari sekitar pukul 03.00 WIT. Peristiwa tersebut menewaskan tiga orang penghuni ruko akibat terjebak saat kebakaran terjadi.

Kebakaran enam unit ruko di Jalan Baru Tembus Melati itu sontak saja menjadi pusat perhatian warga yang sengaja datang untuk melihatnya. Api menghanguskan bangunan dan isi dari ruko bernama Rezeki yang membuka usaha alat rumah tangga dan bahan plastik, serta ruko bernama Ice Bakery yang menjual roti.

“Api terlihat sekitar jam tiga di lantai tiga dari salah satu ruko yang paling ujung kanan ruko dan baku depan dengan pohon mangga,” kata seorang warga di lokasi. Diduga api cepat merambat ke bangunan lain, karena banyak barang-barang yang mudah terbakar.

Bidang Pemadam Kebakaran Kota Jayapura menerjunkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran yakni, empat unit mobil penyemprot dan tiga unit mobil AWC atau supply. Serta satu unit mobil water cannon milik Brimobda Polda Papua.

“Mobil (armada) kami yang berjumlah tujuh unit semuanya itu kami turunkan. Ada tujuh ya, empat penyemprot dan tiga suplay (AWC),” kata Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Jayapura, Margaretha Kirana ketika dikonfirmasi  tiffanews di lokasi kebakaran, Rabu (13/10/2021) pagi sekitar pukul 06.20 WIT.

Hingga pukul 06.40 WIT, pemadam kebakaran terus berjibaku dibantu dengan aparat kepolisian dan warga memadamkan kobaran api tersebut. Warga lainnya juga turut menyaksikan proses pemadaman api.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, tiga korban adalah seorang ibu bersama dua anaknya yang masih berusia 10 tahun dan balita. Ketiganya merupakan istri dan anak dari penanggung jawab ruko yang bernama Asep.

Berdasarkan keterangan saksi, yang juga karyawan di Ice Bakery, Arvin (19) saat kejadian itu, dirinya yang sedang tertidur, kemudian, dibangunkan oleh salah seorang teman kerjanya.

“Ya, sekitar jam setengah tiga atau jam tigaan. Saya dibangunin, kurang tahu soalnya kita sudah bangun sudah asap semuanya dan gak bisa lihat jalan. Itupun lari sembarangan, terhambur semua karyawan. Turun di lantai dua, turun ke lantai satu, langsung lari keluar semua. Liftnya itu berada bagian belakang dari toko roti, lift barang ya. Naik lift dari lantai tiga, mau turun ke lantai dua, api sudah sampai di atas atap. Kami yang karyawan di toko roti ada enam orang itu langsung lari ke lift dengan ada barangnya, jadi kita tumpuk-tumpuk semua disitu sampai lantai dua,” jelasnya.

Sementara tujuh unit armada Damkar Kota Jayapura memadamkan api dan penyemprotan pendinginan sampai berita ini diturunkan.

Berdasarkan pantauan hingga pagi sekitar pukul 06.30 WIT, petugas Damkar masih melakukan pendinginan lokasi dan melakukan evakuasi para korban.

Guna mengantisipasi kerumunan warga, terlihat personel Polsekta Abepura mengamankan arus lalu lintas dan berdiri di tengah badan jalan.

Petugas juga mengimbau agar masyarakat tidak menghalangi akses jalannya keluar masuk mobil pemadam kebakaran. (Irf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Usai Viralnya Video "Tak Dapat Stand Jualan", Elisabeth Yanteo Minta Maaf

  TIFFANEWS.COM,-  Elisabeth Yanteo, selaku aktivis perempuan asal Lembah Grime Kabupaten Jayapura, mendapat kunjungan langsung dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura dalam hal ini Sekda Kabupaten Jayapura, Dra. Hanna S. Hikoyabi, S.Pd, M.KP, terkait video viral dirinya menyebut para pelaku UMKM dari enam distrik di bagian Grime tidak mendapatkan stand-stand jualan […]
Instagram did not return a 200.
Translate »