Forki Jabar Masih Kesulitan “Membaca Kekuatan” Tuan Rumah

Tukan Ben
Atlet Karate Jabar (Foto : konijabar)

TIFFANEWS.COM,- Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Jawa Barat mengakui masih belum mengetahui menperforma atlet tuan rumah karena tidak mengikuti babak kualifikasi.

Kendati demikian, rencana Forki Jawa Barat untuk melakukan uji tanding di Pulau Dewata, diakui menjadi karena dihadiri tim karate PON XX Papua.

FORKI) Jawa Barat kini menyiapkan berbagai program untuk mendongkrak performa atlet pasca uji tanding tim karate PON XX Jabar melawan Lampung di GOR Sazakawa, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Minggu (27/6) lalu.

“Dari uji tanding itu, performa atlet masih kurang greget. Kita akan perbaiki dalam waktu tiga bulan kedepan melalui berbagai program serta inovasi,” kata Wakil Ketua II Bidang Pembinaan dan Prestasi FORKI Jabar, Arif Hardiana usai pelaksanaan uji tanding, Minggu (27/6) seperti dikutip dari laman resmi KONI Jabar.

Salah satu program terdekat yakni mengikuti pelaksanaan try out di Provinsi Bali. Program tersebut seiring dengan undangan tim karate PON XX Bali untuk mengikuti latihan bersama dan uji tanding di Pulau Dewata.

“Kita sudah agendakan hal sama, yang terdekat itu di Bali di bulan depan. Selain Jabar, ada tim Jatim dan Papua,” Arif menambahkan.

Pelaksanaan uji tanding di Pulau Dewata, diakui Arif, menjadi hal penting untuk dilakukan. Selain untuk meningkatkan performa atlet, try out tersebut menjadi penting karena dihadiri tim karate PON XX Papua.

“Ini sangat penting, selain memberikan banyak kesempatan bertanding bagi atlet juga karena hadir tim PON XX Papua sebagai tuan rumah. Selama ini kita kan tidak tahu seperti apa performa atlet tuan rumah karena tidak mengikuti babak kualifikasi,” kata Arif.

Selain try out ke Bali, Arif mengaku jika FORKI Jabar sedang merancang untuk menggelar PON Mini. Pada PON Mini tersebut, rencananya akan diundang tiga sampai lima kontingen provinsi peserta PON XX.

“Kita masih rancang untuk agenda PON Mini. Semoga bisa terlaksana dengan tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan,” Arif menuturkan.

Sementara untuk rencana melakukan training camp di luar negeri, Arif mengaku tidak bisa berharap terlalu banyak. Pasalnya, di masa pandemi Covid-19, terdapat beberapa regulasi yang harus diikuti dan dijalankan.

“Kita sebenarnya sangat menginginkan hal tersebut untuk meningkatkan performa atlet, tapi dengan kondisi saat ini kita tidak bisa berharap banyak. Kita siapkan alternatif selain menggelar training camp di luar negeri atau mengundang atlet luar negeri yang berlaga di WKF. Semoga saja rencana tersebut bisa kita realisasikan,” kata Arif. (*bn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Siap ke Papua, Kemampuan Dua Penjaga Gawang Jabar Semakin Matang

TIFFANEWS.COM,- ┬áDua kiper utama tim sepakbola Jawa Barat yang akan tampil di PON XX/2021 Papua, Rio Hardianto dan Ade Candra Sena semakin teruji siap mengawal gawang Tim Sepakbola Jawa Barat di ajang PON XX 2021 di Papua Oktober mendatang. Di bawah binaan mantan kiper Persib Bandung, Udin Rafiudin, secara khusus […]
Instagram did not return a 200.
Translate ┬╗