FPKPPE Papua Beri Usulan kepada Pemerintah Terkait Implementasi UU Otsus

Tukan Ben

TIFFANEWS.COM,- Forum Perempuan Kreatif Peduli Pembangunan Ekonomi (FPKPPE) Papua mengajak masyarakat dan pemerintah di Tanah Papua mengucap syukur kepada Tuhan atas penetapan Rancangan Undang-Undang Otonomi Khusus (RUU Otsus) menjadi undang-undang.

Hal itu disampaikan Ketua FPKPPE Papua Esther Elisabeth Yaku, SE, saat konfrensi pers  terkait pengesahan Rancangan Undang-Undang Otonomi Khusus (RUU Otsus) bagi Papua menjadi undang-undang, di Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (21/7).

Esther Elisabeth Yaku, SE, menyampaikan DPR RI telah mengesahkan RUU perubahan kedua atas UU Otsus Papua, sehingga pihaknya merekomendasikan beberapa poin penting kepada pemerintah untuk bisa diperhatikan.

“Kami dari FPKPPE Papua mendukung dan sekaligus mengajak kita semua masyarakat Papua agar menyambut RUU perubahan kedua atas UU Otsus Papua ini dalam melanjutkan pembangunan di tanah Papua,” ucapnya.

FPKPPE Papua meminta DPR RI agar dapat mengawal dan memastikan pemerintah pusat mengeluarkan peraturan pemerintah (PP) lewat Presiden RI Joko Widodo.

FPKPPE Papua meminta pemerintah daerah provinsi, Kabupaten/Kota dan pusat segera mensosialisasikan RUU perubahan kedua atas UU Otsus Papua ini kepada rakyat di tanah Papua.

FPKPPE Papua  meminta kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota serta pusat agar segera melakukan pengangkatan DPRD/DPRK sesuai amanat RUU perubahan kedua yang baru disahkan oleh DPR RI nomor 2 pasal 6A.

Ayat 1 yang berbunyi: yang dimaksud dewan perwakilan masyarakat adat dari unsur orang asli Papua di wilayah adat Kabupaten/Kota dan tidak sedang menjadi anggota partai politik sekurang-kurangnya 5 tahun sebelum mendaftar sebagai calon anggota DPRD/DPRK.

Kemudian, dalam Ayat 2 berbunyi: yang dimaksud dengan seperempat (1/4) kali dari jumlah anggota DPRD/DPRK termasuk dengan komposisi sekurang-kurangnya berjumlah 30 persen keterwakilan perempuan.

FPKPPE Papua mengusulkan pembentukan lembaga pengendali otonomi khusus agar melibatkan komunitas rakyat Papua dengan baik dan mendapatkan rekomendasi dari kekuatan kultur Papua.

“Kami meminta kepada seluruh masyarakat Papua agar kita bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di komunitas dan wilayah tempat tinggal kita masing-masing, serta turut serta mensukseskan pelaksanaan PON XX dengan tetap menjaga protokol kesehatan,”  pinta Esther.  (Irf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sambut PON XX, Disperindakop Papua Rangkul Perajin-Pedagang

TIFFANEWS.COM,- Dinas Perindakop, UMKM, dan Tenaga Kerja Papua dalam menyambut pelaksanaan PON XX dan Peparnas yang akan berlangsung di empat kabupaten dan kota menggandeng para perajin dan pedagang, khususnya mama-mama Papua. “Saat ini kami masih melakukan pendataan bekerja sama dengan Kadin dan Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP),” kata Kadis Perindakop, […]
Instagram did not return a 200.
Translate »