Gubernur : Gebyar PON XX, Bukti Torang Bisa

Marcel

Staf Ahli Gubernur Papua Priwarno Purnomo, didampingi, Ketua Harian PB PON Yunus Wonda, Ketua Sub PON Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, dan Sekum KONI Papua, Kenius Kogoya dan Rahman dari SUB PB PON Kabupaten Jayapura saat memukul tifa sebagai tanda dimulainya gebyar PON XX di Papua. (Foto : Istimewa)

JAYAPURA– Gubernur Papua Lukas Enembe, menyebut gelaran Gebyar PON XX yang berlangsung Sabtu (19/06/2021) menjadi bukti bahwa Papua Bisa alias Torang Bisa dalam melaksanakan perhelatan akbar olahraga Empat Tahunan, Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX di Bumi Cenderawasih.

“Saya juga menyampaikan apresiasi kepada PB PON yang menyelenggarakan kegiatan Gebyar PON XX. Hal ini membuktikan jika Kitorang Bisa, bahwa Papua bisa dan siap melaksanakan PON,” kata Gubernur Papua, Lukas Enembe dalam sambutannya yang dibacaan staf ahli Gubernur Priwarno Purnomo, saat membuka Gebyar PON di halaman kantor Gubernur, Sabtu (19/6/2021).

“Kita butikan bahwa Papua Torang Bisa, Melahirkan atlit berprestasi dan bermental juara, sehingga bisa tampil di ivent- Ivent olahraga Nasional maupun internasional,” kata Gubernur Lukas lagi.

Menambahkan, sejarah perjalanan Papua menjadi tuan rumah PON XX, bermula dari obsesi dan keinginan Gubernur Papua Lukas Enembe dan almarhum Wakil Gubernur Klemen Tinal, untuk membangkitkan olahraga di Indonesia Timur, khususnya di tanah Papua.

Gubernur Lukas dalam sambutannya itu, juga mengingatkan semua panitia dan pengunjung yang hadir dalam gebyar PON, agar tetap memperhatikan protokol Kesehatan.

Sementara itu, Ketua Harian PB PON,Yunus Wonda, mengakui kalimat torang bisa, memiliki makna yang besar, pelaksanaan PON bukan hanya menjadi tangungjawab seluruh masyarakat Kota Jayapura.

“Kami akan pastikan seluruh anak Papua, musisi, seniman dan lainnya, kota libatkan dalam PON, kita tunjukan kepada Indonesia, kita punya adat, danau sentani dan alam Papua akan tersenyum menyambut anak bangsa yang datang ke Papua, dan mereka juga akan kembali dengan senyum yang sama,” kata Yunus.

Ketua Sub PB PON Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, mengatakan megiatan gebyar PON, merupakan kegiatan untuk mengaunkan PON yang sudah didepan mata, Kota Jayapura sebagai sub PB PON siap sukseskan penyelengaraan PON, dimana Kota Jayapura terdapat banyak pelaksanaan cabang olahraga, dukungan dari PB PON sangat diharapkan demi mensukseskan PON

“Saya berpesan untuk menyuarakan PON dilingkungan kita dan Indonesia , bahwa Papua aman, Torang bisa melaksanakan PON, kota Jayapura, dari 25 Distrik, hanya Distrik Heram yang masuk Zona merah, saya percaya pada bulan Juli keluar dari Zona merah menuju Hijau,” ujar BTM.

Ditempat yang sama, Sekum Koni, Kenius Kogoya, menuturkan jika 100 tahun kedepannha belum tentu PON ada di Papua, sehingga ia menyampaikan kepada para atlit buktikan untuk membuktikan jika Papua bisa, dimana Papua selalu berpasipasi sejak PON VII , dan saat ini Papua dipercayakan sebagai tuan rumah

“Kami ingin membuktikan kepada dunia dan Indonesia bahwa atlit-atlit Papua bisa berprestasi di PON Papua,” tandas Kenius. (Cel)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gebyar PON XX Berlanjut di Kabupaten Mimika, Merauke, dan Jayapura

 TIFFANEWS.COM, – Gelaran perdana Gebyar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021 telah berlangsung di halaman kantor Gubernur Papua, pada Sabtu (19/06/2021) sejak pagi hingga resmi ditutup pada malam harinya. Antusiasme warga Kota Jayapura dan sekitarnya begitu tinggi membuat panitia harus membatasi jumlah pengunjung yang masuk dalam arena gebyar […]
Instagram did not return a 200.
Translate »