GARA-GARA MABUK, MASSA BAKAR RUKO DAN PERMUKIMAN WARGA DI OKSIBIL PAPUA

0
95
Bangunan Milik Warga yang Terbakar

Pegunungan Bintang, Jum’at 27/09/2019– Ratusan Kios dan Pemukiman warga di Pasar Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, terbakar. Perusakan dan pembakaran ratusan kios terjadi dikarenakan puluhan orang pemuda yang mabuk karena mengkonsumsi miras. Kamis (26/09/2019)

Kapten Inf Aprin Paimbonan Danramil 1702-01/Oxibil melaporkan bahwa berawal dari Sekelompok pemuda mengonsumsi miras di Pasar Mabilabol Distrik Oksibil. Mereka merusak meja pedagang dan kios, kejadian ini berawal dari diamanankan salah satu masyarakat atas nama Yusmin (marga/pam masih dalam penyidikan) oleh personel gabungan TNI dan Polri akibat mabuk dan melakukan tindakan pelemparan disekitar Area Pasar Oksibil.

Setelah kejadian tersebut rekan-rekan dari Yusmin merasa tidak terima, kemudian mereka sekitar 30 Orang dipimpin oleh Hermanto (Suku Kupel/Suku Distrik Catenban) dalam pengaruh miras selanjutnya melakukan penyerangan berupa pelemparan dengan batu, serta merusak motor dan kios masyarakat secara anarkis.

Merasa belum puas selanjutnya Massa kemudian menuju ke kampung Okmakot Jalan Raya Okpol Distrik Oksibil kemudian melakukan pengusakan kios serta mengamuk dan melempari masyarakat yang berada disana. Dari kejadian tersebut Masyarakat korban amukan mereka mulai panik dan lari mengamankan diri di area Koramil 1702-01/Oksibil.

Aksi amukan massa yang dipengaruhi Miras masih terus berlanjut dan mereka kemudian melakukan pembakaran yang mengakibatkan kobaran api merembet pada kios lainya secara cepat dikarenakan bangunan kios dari Papan, situasi menjadi tidak kondusif akibat kobaran api yang begitu cepat.

AKBP Michael Mumbunan (Kapolres Pegunungan Bintang) beserta personel 50 Orang tiba di TKP untuk mengamankan selanjutnya membantu memadamkan api.
Masyarakat asli Pegunungan Bintang bersama dengan masyarakat pendatang mereka bahu membahu mencoba memadamkan api seadanya, dengan memanfaatkn Air Galon dan Air Tampungan (Air Hujan) namun api tidak dapat dipadamkan, kemudian 1 Unit Eksakator dan 1 Unit Mobil Pemadam Distrik Oksibil tiba di TKP untuk memadamkan api serta melakukan pemutusan langsung (pengrusakan) agar api tidak menjalar luas terhadap kios – kios lainya, namun tindakan tersebut belum juga memadamkan api.

Api akhirnya berhasil dipadamkan, PLN Distrik Oksibil memadamkan arus listrik di padamkan guna menghindari adanya kebakaran lanjutan. Situasi kondusif namun beberapa masyarakat mencoba melihat kembali kios sekaligus rumah untuk mencari sisa-sisa barang yang dapat diselamatkan. Belum ada laporan korban jiwa namun kerugian materiel terdiri dari Kios sekaligus rumah serta harta benda lainnya milik masyarakat Suku Buton, Suku Bugis, Suku Makasar, Suku Toraja yang terbakar rata dengan tanah mencapai sekitar 350 Kios.

Dari kejadian tersebut mengakibatkan trauma yang mendalam bagi masyarakat Oksibil, gara-gara Miras semua menjadi rusak dan kacau, selain itu juga ribuan orang akhirnya memilih mengungsi demi keamanan dirinya dan keluarganya, apalagi mereka sudah tidak memiliki rumah tempat tinggal dan harta benda.

Data Pengungsi Kab. Pegunungan Bintang masyarakat pendatang saat ini antara lain :

  • Area Komplek Koramil 1702-01/Oksibil sekitar 1000 Orang
  • Pos Pamtas Yonif Raider Kostrad 509/BY sekitar 250 Orang
  • Pos Satgas Ter BKO Kodim Pegunungan Bintang sekitar 500 Orang
  • Polres Pegunungan Bintang sekirar 300 Orang
  • BKO Brimob Polda Papua sekitar 200 Orang
  • Polsek Oksibil sekitar 100 Orang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini