Teknologi 3D Siap Memotret Dunia

0
96
Foto Ilustrasi : Video game Call of Duty (Dok. BBC)

Siapa sangka, kamera 2D yang murah dan sederhana dapat menghasilkan gambar 3D yang menakjubkan

Seperti yang dilansir BBC, Selasa (8/10/2019), Sample & Hold, sebuah studio design yang berkantor di London, bekerjasama dengan sebuah perusahaan yang tidak disebutkan namanya di Knightsbridge, London. Perusahaan ini membuat cetakan kaki dan kepala bayi.

Sesekali perusahaan tersebut mendapatkan klien yang menginginkan agar kepala bayi mereka discan, lalu dicetak menggunakan bahan perunggu. Tentu saja Scan 3D akan mempermudah proses tersebut.

Akan tetapi, Sample & Hold tidak menggunakan laser untuk proses scanning, melainkan menggunakan kamera 2D sederhana sebanyak 67 buah.

Obyek masuk ke wadah yang didesign khusus yang dilengkapi dengan kamera-kamera yang ditempatkan dengan rentang dekat di sekeliling obyek. Dalam sekali klik, gambar dihasilkan dari 67 sudut berbeda.

Teknik pemotretan demikian disebut fotogrametri, yaitu proses pemotretan yang dilakukan secara simultan untuk mendapatkan data visual dan informasi spasial.

Justru yang mengejutkan, teknik ini sebenarnya sudah lama ada. Eksperimen sudah dilakukan selama 150 tahun. Hanya saja, baru sekaranglah teknik ini medapatkan “moment” nya.

Fotogrametri semakin banyak digunakan untuk memasukkan karakter model yang “hidup” dalam video game maupun dalam gambar pemandangan alam yang didigitalisasi. Contoh pemanfaatan teknologi ini dapat ditemukan dalam video game Call of Duty: Modern Welfare.

Sebenarnya, perpaduan kamera 2D dan drone dapat digunakan untuk memeriksa aset fisik, seperti gedung tinggi.

“Selain pemeriksaan fisik yang dilakukan petugas, pemeriksaan juga dapat dilakukan lebih detail dari model 3D menggunakan komputer,” ungkap  Dunthorne, seorang konsultan di perusahaan drone Uplift.

Model Scan 3D Patung Kristus Sang Penebus di Rio de Janeiro (Dok. BBC)

Perusahaan rel kereta dapat memanfaatkan kamera resolusi tinggi yang dipadu dengan drone untuk memeriksa apakah rel kereta dipasang pada titik yang tepat dengan persilangan dan lansiran yang pas. Menurut Duthorne, kualitas data yang diperoleh dengan teknik ini luar biasa.

Di Amerika, di negara bagian Washington, pemeriksaan landasan pacu pesawat terbang di Bandara Prosser dan Sunnyside Municipal juga memanfaatkan teknologi fotometri berpadu dengan drone.

Pix4D di Switzerland, membuat software yang mengkonversi foto-foto udara ke dalam model 3D. “Setiap tahun, total area yang dipetakan menggunakan software ini semakin meningkat,” ujar jurubicara Pix4D, Nikoleta Guetcheva.

Pada tahun 2018, pengguna memetakan area lebih dari 450.000 km2, luasan ini sepuluh kali luas Switzerland. Guetcheva menjelaskan bahwa pemetaan 3D juga memetakan daerah tambang, pertanian, tower komunikasi, jalur pipa, bahkan aset bawah air.(*Nes)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini