Steve Rick Elson Mara, Tak Semua Pemuda Bisa Seperti Dirinya

0
1296
Steve Rick Elson Mara (Foto Ist)

Tidak banyak pemuda yang dapat menoreh prestasi dan dilirik oleh banyak kalangan. Tapi Steve Rick Elson Mara pemuda asal Papua ini sanggup menjawab tantangan itu.

TIFFANEWS.COM,- Steve Rick Elson Mara pemuda asal Papua, tidak menyangka, kalau apa yang dirintisnya menjadi perhatian orang. Apalagi yang memberi perhatian itu adalah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Suatu waktu ia diundang untuk bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka-Jakarta. Ini sebuah kehormatan baginya.

Dengan sapaan yang sangat lembut Presiden Jokowi menyapanya, “Steve Rick Elson Mara dari Universitas Pertahanan, Apa Kabar?”

“Puji Tuhan Baik Bapak Presiden,” jawab Steve Rick Elson Mara dengan percaya diri.

Pertemuan Steve dengan Presiden Jokowi (Foto Ist)

Steve yang Ketua BEM STIH Umel Mandiri periode 2015-2016 mengaku, alasan dirinya diundang ke Istana karena beberapa karyanya tulisnya dan kegiatan diplomasi yang digeluti selama ini. Sebut saja, ia perna memenangkan lomba menulis “Nasionalisme dan Etnonasionalme di Indonesia (Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa)/DGB UGM 2018.Ia mendapat prdikat  Juara 1 untuk bidang politik.

Tulisan lain dari Alumni STIH Umel Mandiri Tahun 2016 ini  adalah “Peran Generasi Y Dalam Sistem Pertahanan Negara”/ FORKOMSI UGM 2019, “Kalibrasi Sistem Pertahanan RI dalam menghadapi Ancaman Narkoba Bagi Generasi Y” /KESBANGPOL 2019 dan “Optimalisasi Wajib Pajak Dalam Memperkuat Sistem Pertahanan Negara”/STAN 2019. Tiga  tulisan ini ia mendapatkan juara  2.

Untuk kegiatan diplomasi ada dua kegiatan yang menonjol yang ia ikuti yakni pertama Model United Nation For Climate Change / Tangerang 2019 dan  Asia Youth Internasional Model United Nation / Malaysia 2019.

Steve lahir di Wamena-Kabupaten Jayawijaya Papua. Ia tumbuh bersama derasnya kali Baliem dan kencangnya angina kurima sehingga membuatnya begitu mudah merasakan duka, dan kecemasan serta kegembiraan masyarakatnya.

Apa rahasia kesuksesannya ? Menurut Steve, semua itu bermula dari penghargaan atas diri sendiri dan rasa percaya diri yang berkembang dalam diri setiap orang.

“Harga diri tidak ditentukan oleh orang lain, melainkan berasal dari pengenalan akan diri sendiri, tau kekuatan dan kekurangan diri sendri. Mereka yang gagal menilai diri sendiri tak punya kesempatan kedua untuk menilai orang lain apalagi menghakimi sesama manusia,”ujarnya.

Menjadi delegasi dalam Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) 2019 yang diselenggarakan di Putrajaya, Malaysia yang berlangsung 25-28 Agustus lalu adalah sebuah kebanggaan sekaligus kegembiraan yang luar biasa. Sebab, konferensi ini menghadirkan pemuda dari seluruh penjuru dunia yang tertarik membahas isu internasional dan mencari resolusi bersama.

“Sebagai Pemuda Papua saya tidak mewakili kelompok manapun untuk berbicara, saya hanyalah seorang pemuda untuk diri saya sendiri yang sedang berjuang untuk masa depan mereka yang suatu saat nanti mempercayakan saya menjadi pemimpin mereka,”ujarnya.

Steve dalam satu kesempatan tampil di Metro TV (Foto ist)

Saat bertemu Jokowi, dia ditanyakan tentang impian untuk Papua. Lagi-lagi dengan percaya diri ia  menjawab akan membuat sebuah yayasan Papua Youth Diplomacy Center untuk membina Pemuda Papua dalam kegiatan diplomasi.

“Disinilah Passion saya untuk Papua dimasa depan,” terang mahasiswa S2 Universitas Pertahanan ini.

Menurut Ketua Pemuda LIRA Prov. Papua, Steve R. Elson Mara, sudah saatnya orang muda bangkit untuk menunjukan otak bukan otot, untuk menunjukan tindakan dan bukan hanya kata-kata.

Melalui Papua Muda Inspiratif dirinya dan beberapa orang muda mampu berkarya nyata dan memberikan dampak yang besar bagi banyak orang.

 “Kami tidak berdiri untuk mewakili orang lain. Kami berdiri untuk mewakili diri kami sendiri dengan karya nyata yang kami miliki untuk menginspirasi anak negeri,” tegasnya. (Ben)

Terus berkarya, Steve! Kami bangga.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini