Idham Aziz Resmi Dilantik Jadi Kapolri. Tito Karnavian Ucapkan Selamat

0
61
Kapolri Idham Aziz dan Mendagri Tito Karnavian (Foto : Kemendagri)

TIFFANEWS.COM,- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengucapkan selamat atas dilantiknya Jenderal. Pol. Drs. Idham Aziz, M.Si sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) dan resmi menyandang pangkat bintang empat atau Jenderal Polisi.

 “Selamat atas pelantikannya Bapak Idham Aziz sebagai Kapolri. Banyak pekerjaan yang harus dikerjakan oleh Pak Idham jadi Kapolri tidak gampang, karena internal saja harus mengurusi sekitar 460 ribu orang, eksternal ada 34 Polda, 500 lebih Polres, hampir 5 ribu Polsek yang tersebar di semua wilayah, kemudian pelaksanaan tugas pokok Kamtibnas sambil juga pelayanan kepada publik ya,” kata Mendagri di Istana Negara Jakarta, Jumat (01/11/2019).

Menurutnya, sebagai penegak hukum di negara yang multikultural, seperti Indonesia tidaklah mudah. Pasalnya, banyak pekerjaan dan permasalahan yang ideologis, bahkan politis apalagi mendekati Pilkada Tahun 2020 yang akan diikuti 270 daerah di Indonesia.

“Penegakan hukum itu tidak gampang di negara yang sangat pluralistik dan demokrasi yang cenderung bebas, jadi permasalahan ideologis dan permasalahan politis. Pilkada tahun depan di 270 daerah itu akan banyak sekali, kemudian permasalahan kejahatan-kejahatan konvensional, perampokan, begal, kekayaan negara ilegal loging, ilegal fishing, masalah lingkungan, kompleks sekali, saya merasakan 3 tahun 3 bulan (sebagai Kapollri), terasa cukup berat,” ungkapnya.

Idham Azis resmi dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kapolri di Istana Negara Jakarta, Jumat (01/11/2019). Idham pun mendapat kenaikan pangkat dari Komjen menjadi Jenderal Polisi. Idham Aziz menggantikan Jenderal Pol. (Purn.) Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D sebagai Kapolri setelah dilantik sebagai Menteri Dalam Negeri dalam Kabinet Indonesia Maju 2019 – 2024.

Pengangkatan Idham Azis sebagai Kapolri berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97 Tahun 2019 Tentang Pengangkatan Kepala Kepolisian RI. Keputusan Presiden ini mulai berlaku sejak saat pelantikan pejabat.

Usai dilantik, Komjen Idham Azis mengungkapkan rasa syukurnya seraya berjanji untuk memberikan pengabdian yang tidak hanya ditujukan pada institusi Polri, tetapi juga kepada masyarakat, bangsa dan negara. Berkaitan dengan koordinasi dengan lembaga antirasuah, Ia mengatakan akan secepatnya menunjuk Kabareskrim, khususnya dalam pengungkapan kasus penyidik KPK Novel Baswedan.

“Secara pribadi saya mensyukuri ini adalah bagian dari mukjizat Allah terhadap diri saya. Kalau tidak ada aral melintang, besok saya kemungkinan besar akan dilantik oleh Bapak Presiden. Sesaat setelah itu saya akan menunjuk Kabareskrim yang baru untuk segera mempercepat pengungkapan kasus Novel Baswedan,” ungkap Kapolri.

Sehari sebelumnya, Kamis (31/10/2019) dalam Rapat Paripurna DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2019-2020 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta,DPR menyetujui Komjen Idham Azis sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). (*Bn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini