SMA YPPK Taruna Bakti Juarai Kompetisi Karya Ilmiah di Kimia FMIPA Uncen

0
281

Selasa (5/11/2019) Tim SMA YPPK Taruna Bakti yang terdiri dari tiga siswa (Anggela Natel, Karin T.S. Patiung, dan Linda Djayanti Simson) berhasil meraih juara pertama dalam Final Kompetisi Karya Tulis Ilmiah Tingkat SMA/MA se-Kota/Kabupaten Jayapura yang diselenggarakan oleh HMJ Kimia FMIPA Uncen.

Kegiatan yang mengusung tema “Peran Ilmu Kimia Dalam Bidang Energi dan Pangan” ini merupakan salah satu rangkaian acara Pekan Dies Uncen ke-57. Acara dihadiri oleh Rektor Uncen, Dekan FMIPA, Kepala LIPTEK Papua, dan dosen Jurusan Kimia FMIPA, serta para guru SMA. Para mahasiswa dan siswa-siswi SMA turut memeriahkan acara.

Rektor Universitas Cenderawasih, Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST., MT. memberikan sambutan dan membuka acara. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa ilmu kimia memiliki peranan penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan, salah satu contohnya adalah sistem periodik unsur. Pada jaman dulu, ilmuwan menggali material-material dari dalam bumi dan berusaha menentukan sifat-sifatnya. Berdasar sifat-sifat inilah, sistem periodik unsur disusun. Penemuan dihasilkan dari proses yang panjang. Ada dua jenis penemuan, yaitu discovery dan invention. Discovery adalah penemuan baru dalam kehidupan, berupa ilmu pengetahuan maupun teknologi. Invention mengacu pada usaha yang disengaja untuk memperoleh hal baru. Untuk itu diharapkan agar para siswa terus belajar dan mendalami ilmu kimia agar suatu hari nanti dapat menghasilkan karya bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

Babak Presentasi dan Tanya Jawab oleh Tim Juri (Dok. Tiffa News)
Tempe Biji Saga Karya Siswa SMA YPPK Taruna Bakti (Dok. Tiffa News)

Enam kelompok masuk babak final kompetisi, yaitu masing-masing dua tim dari SMAN 4 Jayapura, SMAN 3 Jayapura dan SMA YPPK Taruna Bakti. Diawali dengan presentasi dari setiap tim peserta kompetisi, perlombaan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh tim juri, yaitu Yohanis I. Mandik, S.Si., M.Si., Ph.D., Yane O. Ansanay, Ph.D., Dr. Johnson Siallagan, M.Si., dan Dr. Frans Asmuruf, M.Si. Pada babak presentasi, tim SMA Taruna Bakti berhasil meyakinkan dewan juri melalui karya tulis berjudul “Tempe dari Biji Saga” dan mengalahkan karya tulis dari lima tim lainnya. Biji saga yang cenderung terbuang, tidak dimanfaatkan, ternyata memiliki kandungan protein tinggi dan dapat digunakan untuk menggantikan kedelai sebagai bahan dasar tempe.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini