Tingkatkan Keterampilan Bertani, SMK Negeri Pertanian Wapoga Praktek Lapangan selama Dua Hari

0
9
Kegiatan praktek lapangan SMK Negeri Pertanian Wapoga

TIFFANEWS.COM,– Pendidikan vokasional sungguh menekankan pada aspek keterampilan peserta didiknya. Hal ini sungguh menjadi kewajiban lembaga pendidikan seperti SMK NegeriPertanian Wapoga Kabupaten Waropen untuk terus melibatkan siswa dan siswinya  dalam meningkatkan keterampilan bercocok tanam.

Untuk meningkatkan keterampilan siswa ini pihak sekolah yakni SMK Negeri Pertanian Wapoga bekerja sama dengan Dinas Peranian Kabupaten Waropen dan Babinsa Koramil 1709-03/Warbah Kodim 1709/Yawa melaksanakan pelatihan praktek bercocok di salah satu lahan pertanian milik masyarakat di Kampung Batu Zaman Distrik Waropen Bawah, Selasa (25/02/2020).

Kegiatan praktek Siswa/i SMKN Pertanian ini diikuti oleh 30 orang beserta guru pendamping dan dilaksanakan selama 2 hari yakni Selasa dan Rabu, 25-26 Februari 2020.

Andreas, guru SMK Negeri Pertanian Wapoga selaku guru pendamping siswa dalam kegiatan ini mengatakan, dengan kegiatan ini para siswa/i dilatih cara penyiapan lahan, mengolah tanah untuk digemburkan, pembuatan saluran drainase, penyiapan benih (jagung), penyeleksian benih jagung yang baik dan berbagai macam pola dan waktu penanaman hingga perawatan tanaman.

“Pelatihan ini dimaksudkan agar siswa dan siswi memperoleh memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk  mendapatkan hasil panen yang baik,”ujarnya.

Sementara itu, Warbah Kodim 1709/Yawa Kopda Aca Rukdin  yang ikut mendampingi kegiatan siswa ini mengatakan,kegiatan ini sangat berhubungan dengan peningkatan swasembada pangan. 

“Kita harus membantu dan mendampingi petani dalam mengolah lahan, sehingga hasilnya benar-benar berlimpah. Dengan adanya Praktek Siswa/i ini diharapkan dapat membantu pengolahan dan perawatan lahan para petani dengan cara mengaplikasikan ilmu yang mereka dapat di sekolah maupun secara nyata di lapangan,” ungkap Kopda Aca.

Lebih lanjut dikatakan para siswa dalam mengelola lahan dan perawatan tanaman juga harus mempelajari hambatan-hambatan yang terjadi selama proses penanaman sehingga akan diketahui penyebabnya, dan mereka tahu bagaimana cara mengatasinya dan ini merupakan bekal yang sangat bagus untuk diberikan kepada para siswa/i”.

Devina salah seorang siswi yang terlibat dalam kegiatan praktek ini memberi apresiasi atas kehadiran dinas pertanian dan babinsa dalam pelatihan ini.

 “Terima kasih telah mendampingi kami dan juga sangat memberikan inspirasi bagi kami para pelajar, bahwa betapa pentingnya untuk mewujudkan Swasembada Pangan diwilayah ini, ucapnya.

Secara geografis, Distrik Wapoga terletak antara 136,070 – 136,040 Bujur Timur dan 2,700 – 2,900 Lintang Selatan. Batas wilayah Distrik Wapoga di sebelah utara berbatasan dengan Selat Saireri, di sebelah selatan dengan Distrik Kirihi, sebelah Barat dengan Kabupaten Nabire dan sebelah Timurnya Berbatasan dengan Distrik Inggerus. (Ifa)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini