Jelang Penetapan RUU DOB Papua Selatan, Tim Panja Komisi II DPR-RI Tiba di Merauke

Tukan Ben

 

TIFFANEWS.COM,-  Jelang penetapan RUU Daerah Otonomi Baru (DOB), Tim Panitia Kerja Komisi II DPR-RI menggelar pertemuan bersama Bupati, ketua DPRD empat kabupaten di Selatan Papua di Merauke, Jumat (24/6).

Mengawali jalannya pertemuan tersebut, Bupati Merauke Romanus Mbaraka dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Provinsi Papua Selatan sudah diimpikan masyarakat dari empat kabupaten sejak 20 tahun silam, untuk itu dukungan terus mengalir dari berbagi penjuru.

“Ini rintihan dan kerinduan kami di Selatan Papua, dan dari berbagai pertemuan menyerukan untuk ingin menjadi daerah maju, seiring perkembangan dunia saat ini,” ungkap Romanus.

Dalam sambutan singkatnya di hadapan rombongan tim Panja DPR-RI serta tamu undangan, dengan tegas dikatakan. “Tidak ada kata lain selain kami masyarakat di selatan Papua sepakat untuk menjadi provinsi,” tegasnya.

Lanjut Bupati, kesiapan itu tentunya dibarengi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal.

“Kalau untuk personalia, dari aspek aparatur anak Papua dari empat kabupaten di selatan Papua sudah siap,” tandanya.

Selain para Bupati, pertemuan yang dimulai pukul 14.00 WIT di ruang auditorium Kantor Bupati Merauke, juga dihadiri Forkopimda, anggota MRP, serta perwakilan tokoh adat, agama, masyarakat dan perempuan.

Setibanya di bandara Mopah, seluruh rombongan langsung disambut dengan tarian adat dari berbagai suku yang ada di selatan Papua. Menurut Ketua Panja Komisi II DPR-RI Doli Kurniawan Tanjung, itu adalah ucapan syukur atas penantian dan perjuangan masyarakat selatan selama ini.

“Kami paham doa, kerja keras, dan dukungan dari seluruh masyarakat sejak 20 tahun silam, jadi wajar saja dalam penyambutan terkesan seperti suasana pesta dan syukuran terbentuknya Provinsi Papua Selatan,” tuturnya.

Hal itu tentunya, seiring dengan RUU yang sudah selesai disusun sesuai legitimasi sosial, namun masih perlu melengkapi proses administrasi hukum dan politik.

“Insya Allah tanggal 30 juni 2022 sudah menjadi undang-undang yang menandai terbentuknya Provinsi Papua Selatan,” tutupnya. (Bby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gonjang-Ganjing Politik Keerom : Bersihkan Pekarangan Rumah Sebelum Tanam Jagung

Oleh: Peter Tukan* SERVO Tuamis – adalah seorang  pemangku adat  dalam masyarakat adat Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Dia adalah tokoh adat  yang disegani masyarakat adat yang dipangkunya dan masyarakat umum, terutama para transmigrant yang sudah beranak-pinak Keerom, – sebuah wilayah yang terletak di perbatasan antarnegara Republik Indonesia dengan tetangga Papua […]
Translate »