Jelang PON XX Papua, KONI Kaltim Beberkan Syarat Atlet Masuk Puslatda

Tukan Ben
Pengurus KONI Kaltim saat melakukan audensi dengan Walikota Samarinda, Andi Harun (Foto : Arumanto)

TIFFANEWS.COM,- KONI Kaltim membeberkan syarat atlet yang akan masuk Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) atau TC Sentralisasi Mandiri  untuk dipersiapkan berlaga di PON XX/2020 Papua.

“Penerapan protokol kesehatan ketat akan kami laksanakan selama Puslatda. Tahap awal kami lakukan swab test terlebih dahulu. Kami pun meminta kepada pihak hotel tempat puslatda yakni Hotel Mesra Samarinda untuk memisahkan antara atlet Kaltim dan tamu biasa yang akan menginap di sana,” kata Komandan Puslatda KONI Kaltim Rusdiansyah Aras kepada awak media di Samarinda, Rabu (30/6).

Rusdi sapaan akrab Rusdiansyah Aras, menjelaskan sedianya persiapan atlet Kaltim menuju PON tersebut mulai dilaksanakan pada 1 Juli 2021 dan kemudian ditunda sepekan yakni pada 8 Juli 2021 karena tingginya kasus COVID-19 di wilayah setempat.

Dia mengatakan, KONI Kaltim sendiri akan menempatkan sekitar 300 atlet di Hotel Mesra. Namun ada beberapa atlet lain akan diberikan tempat terpisah. Saat ini KONI Kaltim sedang melakukan pemetaan untuk penempatan atlet. Tujuannya agar tak banyak atlet berada di satu tempat.

“Pak Wali Kota Andi Harun juga berpesan kepada kami untuk disampaikan kepada atlet dan pelatih, agar tak berpergian ke Balikpapan terlebih dahulu. Sebab Balikpapan saat ini jadi episentrum penyebaran COVID-19 di Kaltim,” terang Rusdi.

Sementara itu, Sekretaris Puslatda KONI Kaltim, Achmad Albert menambahkan, selama Puslatda berjalan atlet akan terus diawasi selama 24 jam oleh tim kesehatan dan keamanan.

“Atlet juga tak boleh menerima tamu selama Puslatda. Dan atlet hanya boleh keluar dari Puslatda saat latihan saja. Selebihnya mereka tak boleh keluar jika tak ada keperluan mendesak,” terangnya.

Prokes ketat memang wajib dilakukan seluruh atlet dan pelatih. Salah satu buktinya adalah, atlet yang pulang latihan harus menjalani pemeriksaaan genose sebelum masuk ke kamar.

Menurut Albert, apa yang dilakukan kepada atlet dan pelatih tersebut, semata-mata untuk melindungi mereka dari wabah virus saat ini.

“Nantinya sepekan sekali kamar atlet dan pelatih akan rutin disemprot disinfektan,” tambahnya.

Meski pelaksanaan Puslatda dilaksanakan di Hotel Mesra, Albert menegaskan kantor pusat Puslatda tetap ada di KONI Kaltim.

Nantinya di hotel hanya ada beberapa pengurus yang diberi tanggung jawab selama Puslatda berlangsung. Soal pencanangan Puslatda, Albert menegaskan akan dilaksanakan di halaman KONI Kaltim. Sebanyak 36 cabang olahraga yang lolos PON, nantinya hanya diwakili 3-4 perwakilan atlet.(ant/*bn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kodam  Cenderawasih Siap Bantu KPU RI Sukseskan Pilkada Di Papua

TIFFANEWS.COM – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. menerima kunjungan kerja Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang diwakili oleh Komisioner KPU RI, Pramono Ubaid Tanthowi dan I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, di ruang Cycloop, Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura, Rabu (30/06/2021) Dalam kunjungan tersebut, Pramono  menyampaikan apresiasi […]
Instagram did not return a 200.
Translate »