Mama Penjual Sayur Harapkan PON Terlaksana Agar Jualan Terbeli

Tukan Ben
Foto Ilustrasi : Arena Gebyar PON Klaster Jayapura, Sabtu 19 Juni 2021 (Foto : tiffanews)

TIFFANEWS.COM,-  Kaum perempuan (mama-mama) yang adalah warga masyarakat asli Papua yang hampir setiap hari menjajakan sayur mayur dan buah-buahan segar di pasar  rakyat kawasan Youtefa, Kota Jayapura sangat berharap agar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 dimana  Papua  merupakan tuan rumahnya dapat benar-benar terlaksana  agar jualan mereka  dapat dibeli oleh para penyelenggara PON untuk memenuhi  kebutuhan konsumsi para atlet.

‘Kami sudah sering mendengar akan ada pertandingan olahraga yang orang sebut PON di Papua. Harap benar-benar terjadi agar sayur mayur dan buah-buahan yang kami jual di pasar ini dapat dibeli untuk diolah menjadi bahan makanan para pemain olahraga itu,” kata salah seorang penjual sayur mayur,  Mama Yustina  Angela Kogoya  di Jayapura, Minggu (2/6).

Mama Yustina  mengatakan, banyak orang di Jayapura yang datang berbelanja di Pasar Youtefa ini sering bertanya kepada dirinya, apakah tahu tentang PON dan apakah mendukung PON itu.

“Saya hanya menjawab PON itu menurut saya orang bertanding bola, berlari cepat dan lain-lain. Saya tidak peduli dengan itu tetapi yang terpenting bagi saya adalah  mereka yang bertanding itu datang beli sayur dan buah pisang, mangga dan advokat yang saya jual ini,” katanya.

Jika orang yang bertanding itu mebeli buah-buahan yang dijual di pasar ini maka para penjual khususnya mama-maa asli Papua  dapat membeli kebutuhan rumah tangga seperti sabun mandi, beras, minyak tanah,  dan dapat pula  bayar sekolah anak-anak.

“Kalau orang tanya saya, apakah dukung PON atau tidak, maka saya jawab bahwa saya dukung  kalau orang yang datang bertanding di sini beli sayur dan buah yang saya jual karena orang banyak datang di Papua butuh makan dan makanan yang mereka makan itu dibeli di pasar ini termasuk jualan saya,” kata Maa Yustina.

Semua perempuan di pasar ini, lanjutnya  sebaiknya  mendukung pertandingan  olahraga  tersebut yang  oleh tetangga saya selalu sebut  dengan istilah PON itu.

Dukungan penyelenggaraan PON XX Papua itu tidak hanya datang dari kaum perempuan mama-mama Papua yang menjual sayur mayur dan buah-buahan di pasar rakyat tetapi juga dari organisasi perempuan di Papua seperti Tim Penggerak PKK Provinsi Papua.

Jajaran pengurus tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Papua menyatakan siap berpartisipasi menyukseskan penyelenggaraan PON XX yang dijadwalkan berlangsung 2-15 Oktober 2021.

“Kita siap ikut mendukung dan berpartisipasi mensukseskan PON. Dimana pada pelaksanaan PON nanti kami akan mengahadirkan hasil kerajinan tangan ibu-ibu PKK,”ungkap Ketua Tim Penggerak PKK Papua Ny Yulce Enembe di Jayapura melalui laman pemerintah daerah, Minggu (18/4).

Dukungan TP PKK Papua, menurut Yulce Enembe, antara lain dengan menghadirkan hasil kerajinan tangan para ibu-ibu PKK dari kabupaten dan kota untuk dijadikan oleh-oleh PON XX bagi atlet maupun ofisial yang datang ke Provinsi Papua.

 

Patut diketahui bahwa PON XX Tahun 2021 akan digelar di empat klaster yakni Kllaster Kota Jayapura, Kabupaten Mimika, Kabupaten Merauke dan Klaster Kabupaten Jayapura. Terdapat 3 Cabang Olahraga (Cabor), 56 disiplin cabor dan 679 nomor pertandingan yang akan dipertandingkan di empat klaster tersebut. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Walau Masih Pandemi Covid, Atlet PON Papua Diharapkan Terus Bersemangat Berlatih

TIFFANEWS.COM – Para atlet PON Papua diharapkan terus bersemangat dalam berlatih menuju puncak pesta olahraga tingkat nasional empat tahunan itu yang menurut rencana digelar 2 – 15 Oktober 2021 mendatang di empat klaster yakni Klaster Kota Jayapura, Kabupaten Mimika, Kabupaten Merauke dan Klaster Kabupaten Jayapura. Harapan itu disampaikan salah seorang  […]
Instagram did not return a 200.
Translate »