oleh

Masih Bertahan Peserta Seleksi Calon Anggota Ombudsman RI Asal Papua

-BERITA-185 views

TIFFANEWS.COM,- Putra Asli Papua – Dr. James Modouw, M.MT yang merupakan  satu –satunya peserta  seleksi calon anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI)  dari wilayah Indonesia Bagian Timur  dinyatakan lulus seleksi tahapan  psiko test, test kualitas dan seleksi profile yakni  menjaring  “Pendapat Masyarakat”  tentang rekam jejak calon ORI periode 2021- 2025.

Panitia Seleksi calon ORI yang berkantor di  Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta  pada Jumat (16/10) mengumumkan  bahwa dari 72 peserta seleksi tahapan psiko test, test kualitas dan seleksi profile  terdapat 22 peserta dinyatakan lulus dan James Modouw termasuk di dalam kelompok yang dinyatakan lulus seleksi tersebut.

James bersama 21 rekannya yang lain masih mengikuti lagi beberapa tahapan seleksi untuk selanjutnya diserahkan kepada Presiden antara lain test wawancara, uji kepatutan di DPR RI dan test kesehatan.

“Kami berterimakasih kepada semua pihak, baik di Papua maupun di luar wilayah Papua — yang selama ini mengenal kami — yang telah ikut memberikan kesaksian tentang rekam jejak pribadi kami   kepada Panitia Seleksi ORI untuk dipertimbangkan dalam proses seleksi calon anggota Ombudsman RI periode 2021-2025,” kata James.

Sementara itu, Pemimpin Umat Katolik Keuskupan  Jayapura, Papua, Uskup Leo Laba Ladjar,OFM, mengatakan, Dr James Modouw,M.MT  adalah sosok yang representatif – mewakili wilayah timur Indonesia. Masyarakat wilayah timur Indonesia yang memiliki kekhasan budaya Melanesia yaitu Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara dan Nusa Tenggara Timur.

“ James adalah satu-satunya putra Indonesia bagian Timur yang lolos dalam beberapa tahapan seleksi yang sudah dilaksanakan Pansel ORI. Kami berharap, James pun dapat lulus seleksi untuk tahapan berikutnya sampai Presiden Joko Widodo memberikan keputusan terakhir menjadi anggota Ombudsman periode 2021-2025 mendatang,” kata Uskup Leo laba Ladjar,OFM.

James yang menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat dan Daerah pada  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendkubud) itu  mengatakan, apa yang dilakukan  Panitia Seleksi Calon Anggota Ombudsman untuk mendapatkan masukan dari masyarakat,  merupakan tindak lanjut dari Pengumuman Panitia Seleksi Nomor 22/PANSEL- ORI/09/2020 tanggal 22 September 2020 tentang Hasil Seleksi Kualitas Calon Anggota Ombudsman RI masa jabatan 2021-2026.

James Modouw adalah seorang tokoh pendidikan Tanah Papua yang sangat berpengalaman di bidang pendidikan di daerah konflik dan daerah-daerah terpencil, terluar, terbelakang dan terisolasi.

Karier James di bidang pendidikan menanjak  sejak 1995 yang dimulai dengan menjabat Kepala SMK Negeri 1 Jayapura. Pernah menjabat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua dimana sebelumnya dia menjabat sebagai Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Irian Jaya.

James dikenal rajin bepergian berjalan kaki ke daerah-daerah terpencil dan terisolasi di Tanah Papua untuk meninjau secara langsung proses belajar-mengajar di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau transportasi darat dan udara.

James tidak pernah takut masuk-keluar kampung, mendaki gunung dan bukit, merangkak turun ke lembah dan ngarai; dengan biduk  mengarungi sungai-sungai  di tengah hutan lebat yang menakutkan.

Dia menembus wilayah konflik dengan hati yang sangat tenang dan damai hanya  demi kesejahteraan  anak-anak usia sekolah  yang lahir dari kandungan Tanah Papua dan demi kebaikan Indonesia di Tanah Papua.

Pikiran dan pandangan  James  selaku  Ketua Tim Percepatan Pembangunan Pendidikan di Papua dan Paua Barat  terkenal sangat “membumi”.

Adapun tujuan Tim Percepatan Pembangunan Pendidikan yang dibentuk Kemendikbud itu adalah peningkatan angka partisipasi sekolah serta mempercepat pencapaian delapan standar nasional pendidikan.

Tim percepatan ini dibentuk berdasarkan Kepmendikbud Nomor 342/P/2019 Tentang Tim Percepatan Pembangunan Pendidikan di Provinsi Papua dan Papua Barat dengan programnya antara lain penyediaan sekolah satu atap berpola asrama untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah; pendidikan vokasi dan pembinaan kurikulum kontekstual  yang disesuaikan berdasarkan muatan lokal dan sesuai bahasa daerah untuk membantu kegiatan belajar-mengajar.  Selain  itu, Tim  menyediakan sekolah-sekolah di daerah terpencil dan terisolasi.

James juga meminta masyarakat di Tanah Papua untuk dapat mengkritisi pembangunan dunia pendidikan yang dilakukan pemerintah melalui Neraca Pendidikan Daerah (NPD) yang disajikan Pemerintah Pusat. NPD merupakan data yang dihimpun oleh Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan (PASKA) Kemendikbud agar dapat menjadi acuan kebijakan dan solusi bagi pendidikan di Tanah Air.

Sebagai orang yang sudah banyak  “makan asam garam” di belantera dunia pendidikan, pemerintahan dan kerjasama dengan berbagai  lembaga yang menggunakan dana APBN dan APBD,  maka James adalah figur  Putra Asli  Tanah Papua yang sangat tepat dan mumpuni untuk menduduki jabatan baru sebagai anggota Ombudsman RI asal Tanah Papua.

Apabila pada akhirnya, James dinyatakan lulus untuk seluruh tahapan seleksi calon anggota Ombudsman RI maka hal itu tidak hanya merupakan sebuah tugas dan  tanggungjawab tetapi juga kebanggaan sekaligus  kehormatan bagi Tanah Papua dalam NKRI. (Ade)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed