Maskot Kangpho dan Drawa jadi Buruan Pengunjung Gebyar PON XX Berfoto

Marcel
Pengunjung Gebyar PON XX di halaman kantor Gubernur Papua foto bersama maskot PON Papua, Kangpho dan Drawa. (Foto : Tiffanews.com/MArcel)

TIFFANEWS.COM – Maskot Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX Papua tahun 2021, Kangpho dan Drawa menjadi salah satu favorit yang diburu pengunjung gebyar PON XX di halaman kantor Gubernur Papua, Sabtu (19/06/2021) untuk bisa berfoto bersama maupun swafoto alias selfie.

“Kita harus foto karena ini maskot resmi PON Papua dan sangat bagus. Kapan lagi bisa dapat momen seperti ini,” tutur Ny. Linda usai foto Bersama panitia yang memakai kostum maskot PON Papua, KAngpho dan Drawa, Sabtu malam.

Pantauan wartawan tiffanews.com, dari lokasi acara gebyar PON XX, para pengunjung rela mengantri demi bisa berfoto dengan KAngpho dan Drawa. Tak hanya kaum milenial, para orang tua dan anak-anak pun ikut ambil bagian berfoto Bersama, dan tampak  Bahagia setelah berhasil mengabadikan momen tersebut.

Dari data yang dikumpulkan tiffanews.com dari halaman kominfo.go.id, Dua hewan khas Papua, Kangpho dan Drawa menjadi maskot PON XX.

Kangpho atau kepanjangan dari Kanguru pohon, selama ini populer sebagai satwa khas Australia, nyatanya ada di Papua. Menariknya, Kangpho merupakan jenis kanguru pohon dan satu diantaranya yang sangat terkenal adalah kanguru pohon mantel emas atau nama latinnya Dendrolagus Pulcherrimus.

 Kangpho mantel emas merupakan satwa marsupial atau mamalia yang memiliki kantung di perutnya. Hewan ini memakan buah dan biji-bijian. Bagian pipi, leher, dan kakinya dihiasi warna kuning keemasan, sehingga hewan ini memiliki julukan mantel emas.

 Tak hanya Kangpho, Pemerintah Provinsi Papua juga memperkenalkan Drawa atau Burung Cenderawasih dalam peluncuran maskot PON XX di Jayapura. Drawa dalam bahasa ilmiahnya disebut  Paradisaea Raggiana adalah jenis burung pengicau berukuran sedang dengan panjang 34 cm.

 Drawa adalah burung jantang dewasa yang memiliki hiasan didominasi warna merah, jingga dan warna campuran antara merah dan jingga pada bagian sisi perutnya. Sementara bulu bagian dada berwarna cokelat tua. Paling uniknya lagi, pada ekor Drawa terdapat dua buah tali yang panjang berwarna hitam.

 Drawa dan Kangpho dilengkapi dengan rumbai dari kulit kayu atau akar pohon untuk menutupi bagian pinggang kebawah yang juga dilengkapi dengan hiasan ukiran Papua pada pinggangnya.

 Kangpho dan Drawa mengenakan ikat kepala khas Papua yang berbentuk rumbai dan kerucut menyerupai gambaran pegunungan tengah Papua yang dikelilingi oleh gunung.

Rumbai pada pinggang Drawa dan Kangpho biasa digunakan oleh perempuan dan laki-laki yang melambangkan sambutan hangat dan penuh keakraban di tanah Papua. (Cel)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Satgas TNI Kembali Beri Pelayanan Kesehatan Di Wilayah Perbatasan RI-PNG

TIFFANEWS.COM, – Dokter Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Lettu Ckm Dr. M. Efendi Nugraha Hasibuan dan anggota kesehatan Pos Kotis bersama tenaga kesehatan dari Klinik Santa Lusia menggelar kegiatan bhakti sosial pengobatan masal di Kampung Sawiayatami, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom Papua. Sabtu (19/06/2021). Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat mengatakan […]
Instagram did not return a 200.
Translate »