Melalui Kodim 1701/Jayapura, 1.000 PKLW di Kota Jayapura Terima Bantuan Pemerintah

Tukan Ben
Penyaluran Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di Kota Jayapura

 

TIFFANEWS.COM,-  Bantuan pemerintah untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional bagi pedagang kaki lima dan warung (PKLW) yang terdampak pandemi Covid-19 melalui Kodim 1701/Jayapura diberikan dengan melakukan proses verifikasi data secara ketat.

Penyaluran Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) sebesar Rp 1,2 juta ini diberikan dengan terlebih dahulu melakukan pendataan yang dilakukan secara detail terhadap data yang ada dengan secara online.

“Jadi hari ini di Kodim 1701/Jayapura, kita melaksanakan kegiatan launching penyaluran bantuan tunai kepada pedagang kaki lima dan warung. Kegiatan ini merupakan bantuan pemerintah untuk meringkankan beban PKLW di masa pandemi Covid-19,” kata Dandim 1701/Jayapura Kolonel Inf. Edwin Apria Candra saat ditemui usai penyaluran bantuan tersebut, di Halaman Makodim, Jumat (22/10) siang.

Dalam pelaksanaan penyaluran bantuan tersebut, lanjut Dandim, pihaknya sudah memverifikasi data para PKLW terlebih dahulu.

“Jadi PKL dan warung ini, kita cek secara detail berdasarkan data yang sudah ada. Kemudian, kita verifikasi melalui system online. Sehingga kecil kemungkinan dan bahkan tidak mungkin terjadi duplikasi, karena sudah ada program terlebih dahulu, yaitu BPUM,” terangnya.

Penyaluran bantuan tunai tersebut diawali dengan acara launching di Halaman Makodim, yang juga dihadiri pejabat KPPN Jayapura, Pemkot Jayapura, Polresta Jayapura dan Bank BRI serta perwakilan 100 PKLW penerima bantuan.

Lanjut Dandim menjelaskan, mereka (PKLW) yang telah menerima BPUM setelah diverifikasi datanya secara online, tidak lagi menerima BTPKLW.

Dandim juga menjelaskan, untuk mencegah terjadinya kesalahan atau duplikasi data, pihaknya menyalurkan bantuan itu dengan beberapa tahapan diantaranya, yaitu melakukan registrasi, kemudian verifikasi data berupa KK dan KTP, mengisi formulir. Serta, melakukan pemotretan pada saat PKLW sudah menerima bantuan tersebut.

“Jadi semua proses penyaluran Bantuan Tunai ini dari hulu ke hilir itu sudah melalui sistem online guna mencegah terjadinya kesalahan maupun duplikasi data,” jelas Dandim.

Untuk itu, Dandim berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban para PKLW selama masa pandemi Covid-19 ini. “Harapan kami juga, dengan adanya pemberian bantuan ini, pertumbuhan ekonomi dan percepatan pemulihan ekonomi Nasional dapat cepat terwujud,” harapnya.

Ketika ditanya soal berapa banyak PKLW yang menerima bantuan tunai, jawab Dandim, untuk Kodim 1701/Jayapura pihaknya menyalurkan bantuan Tunai kepada sebanyak seribu PKLW.

“Tapi untuk launching hari ini karena hari jumat (hari pendek) kita salurkan untuk seratus orang. Kemudian secara bertahap kita lakukan pada hari senin hingga jumat minggu depannya. Harapannya minggu depan semuanya dapat terdistribusi kepada seribu PKLW,”beber Dandim.

Dandim berpesan agar bantuan dari Pemerintah ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh masyarakat sebagai modal usaha sehingga diera pandemi ini mereka tetap bisa berkarya dan roda perekonomian tetap berjalan.

Sementara itu di tempat yang sama, salah satu mama Papua, Alestina Rouw yang terdaftar sebagai PKLW di Kota Jayapura mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden Joko Widodo yang sudah memperhatikan dirinya dan para pedagang kaki lima lainnya.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Presiden dan juga kepada bapak-bapak TNI yang sudah rela membantu usaha kami. Semoga Tuhan memberkati bapak Presiden dan bapak TNI dalam tugas dan pekerjaan sehari-hari serta keluarganya senantiasa diberkati Tuhan,” ucap Alestina. (Irf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sulawesi Tengah Siapkan 15 Atlet untuk Ikut Peparnas Papua

  TIFFANEWS.COM,- Komite Paralimpiade Nasional Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah telah mempersiapkan 15 atlet untuk mengikuti Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2021 pada November mendatang di Provinsi Papua. “Sulteng akan ikut serta dalam Peparnas nanti di Papua bersama 33 provinsi lainnya, dan hingga kini dipastikan sebanyak 15 atlet akan berlaga di sana,” […]
Translate »