Mencermati Dukungan Swalayan Jayapura Sukseskan PON XX Papua

Tiffa News

Oleh : Risma Junichy Nammu*

PEKAN  Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang menurut rencana berlangsung, 2-15 Oktober 2021 mendapat dukungan berbagai pihak di Tanah Papua dan tidak ketinggalan para pebisnis swalayan (supermarket).

Tidak terasa,  pesta olahraga tingkat nasional empat tahunan itu sepertinya tinggal menghitung hari.   Berbagai persiapan telah dan sedang dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat,  begitu pula para pebisnis di berbagai supermarket yang tersebar  di  kota Jayapura dan sekitarnya.

Salah satu persiapan yang menjadi fokus para penyelenggara supermarket ini adalah  kebutuhan para atlet,  baik  makanan ringan, berbagai jenis minuman ringan, serta sayur-sayuran maupun buah-buahan.

Supermarket akan mendukung kegiatan PON XX Papua dengan cara menambah persediaan bahan makanan dan minuman dalam  kemasan. Hal ini dikarenakan akan ada banyak orang yang datang ke Papua dalam rangka PON XX, di antaranya para  atlet, official serta para tamu dan warga masyarakat yang akan menyaksikan dari dekat  pertandingan berbagai cabang olahraga (cabor)  seperti di Klaster Kota Jayapura yaitu renang perairan terbuka, selam laut, angkat besi, angkat berat, binaraga, softball, baseball, bola voli indoor dan voli pasir, bulu tangkis.

Juga dayung yang terdiri atas canoeing, rowing, layar. Begitu pula sepakbola, sepatu roda, taekwondo, karate, tinju, tenis dan paralayang.

Untuk Klaster Kabupaten Jayapura, akuatik antara lain artistik, ritmik, areobik, begitu pula softball, kempo, menembak, panahan, pencak silat, rugby 7’s, criket dan sepak bola.

Gelael Supermarket Jayapura (dok. Tiffanews)

“Tentu kami akan mempersiapkan tambahan persediaan  bahan makanan dan minuman terutama saat PON XX berlangsung. Hal ini disebabkan peserta PON yang akan datang pastinya dalam jumlah besar. Kami akan sediakan stok sebanyak itu  agar barang tidak habis saat lonjakan konsumen pada PON XX nanti,” kata Asisten Manajer Gelael Jayapura, Irwan Darwis belum lama ini.

Bukan hanya pihak supermarket Gelael, misalnya, tetapi juga Hypermart Jayapura juga menyatakan bahwa pihaknya akan menggandakan pasokan bahan makanan menjelang dilaksanakannya PON XX Papua. Pihak Hypermart Jayapura yang diwakili oleh Gatot menuturkan bahwa Hypermart Jayapura siap mendukung PON dengan menggandakan pasokan bahan makanan, seperti yang disampaikan dalam wawancara pada Jumat (9/7).

Para pengelola supermarket ini  menyatakan bahwa mereka telah bekerja sama dengan  Balai POM agar terjamin standar kesehatan dan kelayakannya. Makanan dan minuman yang lolos pengecekkan dapat langsung dijual pada konsumen.

Makanan dan minuman akan dicek tanggal kadaluarsanya setiap tiga  bulan sekali. Makanan dan minuman yang mendekati tiga  bulan tanggal kadaluarsa akan langsung disingkirkan dan tidak dijual lagi kepada masyarakat calon pembeli.

Selain itu, semua makanan dan minuman sebelum dijual  akan dicek terlebih dahulu, apakah telah memiliki label Balai POM atau belum, jika tidak memilikinya maka makanan tersebut tidak akan diterima atau dijual.

Makanan dan minuman yang telah berlabel Balai POM berarti telah melewati berbagai uji kelayakan  sesuai  standar kesehatan sehingga dapat dipercaya untuk dikonsumsi dan diperjual belikan kepada masyarakat umum.

Selain bahan makanan dan minuman kemasan, kedua supermarket ini yaitu Gelael dan  Hypermart Jayapura menyediakan sayur-sayuran dan buah-buahan yang masih segar. Kedua  manajemen ini  bahkan menyiapkan showcase khusus untuk sayur-sayuran dan buah-buahan.

Hypermart Jayapura Mall (dok. Tiffanews)

Sebagian besar pasokan sayur dan buah yang mereka jual merupakan hasil tanam dari masyarakat lokal. Sayur dan buah yang mereka jual 70 persennya   merupakan hasil perkebunan   masyarakat lokal dan 30 persen lainya lagi merupakan sayur dan buah import.

Sayur yang diambil dari masyarakat lokal seperti kangkung, sawi, bayam, wortel dan yang lainnya, sedangkan yang didatangkan dari luar seperti lobak, selada, pakcoy dan lainnya. Contoh buah yang diambil dari masyarakat lokal yaitu pisang, buah naga, papaya, mangga, semangka dan lainnya.

Stok sayur dan buah-buahan dari masyarakat lokal didatangkan dari Arso (Kota Jayapura),  Wamena (Kabupaten Jayawijaya)  serta daerah-daerah di sekitar Jayapura.

Pihak supermarket lebih memilih pasokan sayur dan buah lokal dikarenakan biaya  untuk memasok buah dan sayuran dari petani lokal relative lebih murah ketimbang mendatangkan dari luar kota.

Jika mendatangkan pasokan sayur dan buah dari luar tentu akan membutuhkan biaya tambahan pada pengirimannya dan juga akan beresiko busuk ataupun rusak saat dalam perjalanan. Hal ini akan menyebabkan kerugian yang cukup besar nantinya untuk pihak supermarket.

Sementar itu dalam masa Pandemi Covid-19 yang sekarang mewabah ini, kedua manajemen  supermarket ini menerapkan aturan protokol kesehatan yang  ketat pada  setiap aktivitas perbelanjaan sesuai dengan anjuran dari Pemerintah.

Mulai dari mewajibkan para pembeli memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan, menyediakan hand sanitizer dan alat pengecek suhu, serta menjaga jarak. Selain itu, sebagian besar karyawan dari kedua  supermarket ini juga telah divaksin.

Pihak Gelael telah menetapkan aturan wajib masker bagi semua karyawan dan pengunjung, sesuai dengan motto yang diterapkan Gelael Jayapura yaitu “Maskermu melindungimu, Maskerku melindungku”.

“Kami manajemen di Galael Jayapura juga mempersiapkan vitamin untuk para karyawan. Kita semua tentu sangat  berharap, para  peserta PON XX yang  berdatangan  ke Papua  sudah divaksin dan konsisten  mengikuti protokol kesehatan agar  mereka tidak membawa wabah Covid-19. Begitu pula, semua warga masyarakat menjaga kesehatan diri masing-masing  agar keluarga tetap sehat,” kata  Irwan Darwis.

Maka dari itu, dibutuhkan juga dukungan dari kalangan masyarakat untuk menyukseskan PON XX Papua ini dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan juga mengikuti vaksinasi sesuai  anjuran Pemerintah dan tetap  berada di rumah saja,  kecuali jika terdapat hal atau urusan  penting yang mengharuskan kita  keluar rumah guna menyelesaikan suatu pekerjaan yang mendesak.

Dari pemaparan singkat dan sederhana ini dengan mengambil contoh dua supermarket ini, maka kita menjadi  optimis bahwa PON XX Tahun 2021 dimana  Papua menjadi “tuan rumahnya” akan berlangsung lancar, aman, nyaman dan sukses. Kerjasama semua komponen masyarakat di Papua menjadi sebuah kewajiban jika kita semua menginginkan pesta olahraga tingkat nasional PON XX Tahun 2021  menuai hasil yang memuaskan semua pihak.***

*Risma Junichy Nammu: Mahasiswa FMIPA Uncen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kapolda Papua Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Pandemi COVID-19

TIFFANEWS.COM,-  Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri memimpin rapat koordinasi penanganan pandemi COVID-19 dengan menggandeng seluruh pimpinan rumah sakit di Jayapura. Selama rapat yang berlangsung di Jayapura, Kamis (22/7), Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, didampingi Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Dr. Silwanus Sumule . Usai […]
Instagram did not return a 200.
Translate »