Merauke Terima Obor Api PON XX Papua 2021

Tukan Ben
Prosesi Penerimaan Obor Api PON Papua 2021 di Klaster Merauke (Foto : Pendam Cenderawasih)

 

TIFFANEWS.COM,- Api PON XX Papua yang dikirab mulai dari Kota Sorong melewati beberapa kabupaten di Papua yang mewakili wilayah adat akhirnya  sampai di Kabupaten Merauke, Kamis (30/9/2021). Api PON XX Papua tersebut dibawa dari Wamena dengan menggunakan pesawat ART. Mendarat di Bandara Mopah Merauke.

Kedatangan Api PON XX disambut dengan tarian adat Papua. Api PON diserahkan kepada Ketua Harian Sub PB PON Papua Elianor Dumatubun. Selanjutnya diserahkan kepada Wakil Ketua LMA Kabupaten Merauke Johan Mahuze.

Dari Johan Mahuze, selanjutnya diserahkan kepada salah satu dari 4 atlet legendaris Rossy Pratiwi Dipoyanti Syechbubakar dan  diarak keliling kota dengan jalan kaki Bersama pasukan pembawa obor.

Bertempat di Lapangan Kantor Bupati Merauke Jln. Brawijaya Kelurahan Mandala, Distrik Merauke, Kab. Merauke telah berlangsung kegiatan upacara penerimaan Obor Api PON XX Papua 2021.

Bertindak sebagai Pembina Upacara Bupati Merauke Drs. Romanus Mbaraka, M.T., Perwira Upacara Perwira Seksi Personel Kodim 1707/Merauke Kapten Inf Arman Tanjung dan Pimpinan Upacara Perwira Seksi Intelijen Kodim 1707/Merauke Kapten Czi Muh Irsal M.

Disepanjang perjalanan dari Bandara Mopah Merauke menuju Kantor Bupati Merauke, Tim Kirab Obor Api PON XX Papua 2021 yang terdiri dari Personel TNI, Polri dan Para Atlit tersebut disambut tari-tarian adat dari Tanah Anim Ha Merauke, para pelajar dari tingkat SD, SLTP, SLTA dan Masyarakat Merauke.

Kirab Api PON ini melibatkan 214 pelari dengan jarak tempuh 10 kilo meter yang terdiri dari pasukan inti (TNI/Polri) sebanyak 60 pelari, 4 mantan atlet nasional, 50 partisipan atlet voli dan anggota pramuka serta 100 pasukan Korem 174/ATW Merauke.

Untuk memeriahkan kirab ini, 16 kelompok suku dan sanggar menampilkan tarian khas Papua. Di antaranya kelompok tari suku Auyu, suku Malind, suku Wuku Muyu, suku Mandobo, suku Makiew, suku Mapi Yobar, kelompok suku Asmat Anggatmit, suku Biak-Serui, suku Paniai, suku Dani Wamena, kelompok masyarakat Payum, sanggar Yelmasu, sanggar Palapa, sanggar Wacip Mangga Dua, Kelompok Suku Wamena, Kelompok suku Muyu, Kelompok SUku Manodbo, kelompok suku Makiew, kelompok masyarakat Payum dan kelompok mahasiswa KPG.

dihadiri Danrem 174/ATW Brigjen TNI Bangun Nawoko, Danlantamal XI/Merauke Kolonel Mar Edy Prakoso, S.E., Danlanud Merauke Kolonel Pnb A. Gatot Winardi, Dandim 1707/Merauke Letkol Czi Muh Rois Edy Susilo, S.T., Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, Kajari Merauke Lukas Alexander Sinuraya, S.H. Wakil Bupati Kabupaten Merauke H. Muhammad Ridwan, Ketua DPRD Kabupaten Merauke Ir. Drs. Benjamin I. R. Latumahina, Ketua Harian PB PON XX Papua tahun 2021 Cluster Merauke Elianor Dumatubun, Danyonif 757/Ghupta Vira Letkol Inf Farizal R. dan Para Panitia Sub PB PON XX Papua Cluster Merauke.

Dalam sambutannya Bupati Merauke Drs. Romanus Mbaraka, M.T. mengatakan bahwa api PON tiba di Merauke dalam keadaan lancar karena banyak atlit-atlit Nasional yang berasal dari Kab. Merauke. Dengan datangnya Api PON XX Papua 2021 di Kabupaten Merauke dapat meningkatkan semangat yang membara bagi para atlit sehingga menjadikan Indonesia sebagai Negara Tangguh, menjadi Negara yang disegani Dunia dan Papua yang diberi kepercayaan Presiden RI Ir. Joko Widodo untuk menjadi daerah yang maju rakyatnya terus tumbuh dan semakin sejahtera.

Api PON XX Papua tersebut selanjutnya akan menuju Jayapura pada Jumat (1/10/2021) untuk selanjutnya dijalakan pada seremony opening PON XX Papua 2021 oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada 2 Oktober 2021.(Ifa/bby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

TD Terbang Layang Harapkan Semua Nomor Bisa Dipertandingkan

  TIFFANEWS.COM,- Teknical Delegated Cabang Terbang Layang Prasetyo Herminto berharap seluruh nomor disiplin olahraga kedirgantaraan itu bisa dipertandingkan selama penyelenggaraan PON XX Papua yang berlangsung di arena Lanud Yohanis Kapiyau Timika. Selama tiga hari terakhir, sejumlah nomor yang hendak dipertandingkan terpaksa ditunda akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Padahal sesuai […]
Instagram did not return a 200.
Translate »