Pangkogabwilhan III Minta Prajurit Tidak Sembarang Keluarkan Tembakan

Tukan Ben

TIFFANEWS.COM,–  Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Agus Rohman mengingatkan para prajurit TNI untuk tidak sembarangan mengeluarkan tembakan agar tidak jatuh korban sia-sia di pihak masyarakat sipil.

Penegasan itu disampaikan Letjen Agus saat memberikan pengarahan kepada ratusan prajurit TNI dari Yonif 315/Garuda yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Daerah Rawan di Aula Denkav -3/SC Jalan Agimuga, Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Mimika, Kamis (24/6).

“Prajurit tidak boleh sembarangan keluarkan tembakan, pastikan betul masyarakat dengan musuh. Jangan menyakiti masyarakat, jangan terlalu penakut, pegang teguh Sapta Marga, 8 Wajib TNI dalam pelaksanaan Bintertas,” ujar Letjen Agus.

Ia  menekankan pentingnya para prajurit TNI membangun kerja sama dan menghormati para tokoh masyarakat dan tokoh adat di daerah penugasan mereka.

“Kita bangsa Indonesia menghargai dan menghormati para tokoh karena merupakan kearifan lokal,” ujarnya.

Pangkogabwilhan III Letjen TNI Agus Rohman (Foto : ANTARA/Kodim 1710 Mimika)

Para prajurit Yonif 315/Garuda yang akan ditugaskan di pos-pos daerah rawan diharapkan melaksanakan patroli keamanan di sekitar pos atau daerah operasi yang mereka tempati dan selalu menggunakan alat pelindung diri (body system) dalam setiap melaksanakan tugas patroli.

Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya mengatakan prajurit Yonif 315/Garuda yang merupakan satuan tempur asal Kodam III/Siliwangi yang bermarkas di Gunung Batu, Kota Bogor, Jawa Barat, akan melaksanakan penugasan selama delapan bulan di Mimika, menggantikan prajurit Yonif 756 yang bermarkas pusat di Wamena.

Dalam waktu dekat ini, para prajurit Yonif 315/Garuda sudah harus menempati sejumlah pos di daerah rawan seperti wilayah Tanggul Timur, Banti 2, Jalan Trans Timika-Nabire, Jila, Jita, dan Agimuga.

Dandim Mimika meminta para prajurit Yonif 315/Garuda untuk melaksanakan penugasan dengan penuh humanis dan membantu masyarakat di tempat penugasan.

“Contoh yang paling sederhana yang bisa dibuat oleh prajurit di daerah penugasan, yaitu ikut membantu masyarakat setempat melakukan rehabilitasi rumah ibadah dan melaksanakan pengobatan rutin masyarakat yang sakit. Kami berharap prajurit Yonif 315/Garuda bisa berbuat terbaik untuk masyarakat Papua selama penugasan,” ujar Letkol Yoga.(ant/*bn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Papua Persiapkan Keikutsertaan Pasific Exposition di Selandia Baru

TIFFANEWS.COM,-  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus mempersiapkan keikutsertaan dalam iven Pasific Exposition yang akan digelar di Wellington, ibu kota negara Selandia Baru pada 28-30 Oktober 2021. Badan Perbatasan dan Kerja sama Luar Negeri (BPKLN) setempat ditunjuk langsung sebagai penanggung jawab. Kepala (BPKLN) Provinsi Papua Suzana Wanggai di Jayapura, Kamis (24/6), […]
Instagram did not return a 200.
Translate »