PB PON Minta Masyarakat Papua Tidak Terprovokasi Polemik Duta-Ikon

Tukan Ben
Ketua Harian PB PON Papua Yunus Wonda. (Foto : ANTARA/Hendrina Dian Kandipi)

TIFFANEWS.COM,-  Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Provinsi Papua meminta masyarakat di wilayahnya tidak terprovokasi polemik mengenai penunjukan duta dan ikon kejuaraan empat tahunan itu.

Ketua Harian PB PON Provinsi Papua Yunus Wonda kepada Antara di Jayapura, Jumat(4/6), mengatakan dalam penunjukan duta dan ikon PON sudah ada keterwakilan Papua yang diangkat.

“Boaz Sollosa merupakan keterwakilan orang Papua yang sudah kami angkat,” katanya.

Menurut Yunus, PON memang dilaksanakan di Papua namun ada warna nusantara yang ingin ditampilkan dalam penyelenggaraan event olahraga nasional tersebut.

“Perlu diketahui, dalam acara pembukaan dan penutupan PON XX sekitar 80 persen anak-anak Papua juga akan mengisi acara tersebut,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut Yunus mengakui PON XX merupakan event Papua, meski demikian harus tetap melibatkan banyak pihak dan kalangan.

“Saya pikir tidak perlu berpolemik, namun harus menyiapkan diri untuk menyambut PON,” katanya menegaskan.

Yusuf Wonda menambahkan suksesnya PON XX Oktober nanti juga merupakan suksesnya orang Papua.

Sebelumnya, terjadi polemik mengenai penunjukan duta dan ikon PON Papua yang melibatkan artis ibu kota, namun dianggap tidak mewakili orang Papua. Terkait dengan ikon, PB PON telah mengangkat Nagita Slavina. (ant/*bn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dinkes Jayawijaya Mulai Vaksin Masyarakat Distrik Pinggiran

  TIFFANEWS.COM,-  Petugas Dinas Kesehatan Jayawijaya, Provinsi Papua mulai memvaksin masyarakat distrik pinggiran pusat kota seperti Distrik Silosukarno Doga, Yalengga, Welesi, Kimbim dan Distrik Musatfak agar terlindung dari paparan COVID-19. Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya dokter Willy Mambieuw di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (5/6), mengatakan vaksinasi dilakukan bersamaan dengan […]
Instagram did not return a 200.
Translate »