PB PON Papua : Keamanan Atlet dan Lokasi Pertandingan Terjaga dengan Maksimal

Tukan Ben
Plt Koordinator Bidang Pemasaran PB PON Papua, Karsudi (kiri) dan Ketua Bidang II PB PON XX Papua, Roy Letlora (kanan) dalam konferensi pers peluncuran lagu tema “Torang Bisa” di Jakarta, Sabtu (11/9/2021). (Foto : ANTARA/Roy Rosa Bachtiar)

TIFFANEWS.COM,-  Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) menyampaikan bahwa keamanan bagi atlet, peserta dan staf pendukung kontingen selama di Papua akan terjaga dengan maksimal sehingga tidak perlu khawatir ketika menjalani pertandingan.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Ketua Bidang II PB PON XX Papua, Roy Letlora dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (11/9).

“Tidak ada keraguan lagi bahwa PON akan tertunda, bahkan Bapak Presiden (Joko Widodo) dipastikan akan membuka langsung 2 Oktober. Semua pihak sudah berkomitmen untuk menjaga keamanan pelaksanaan,” kata Roy menjelaskan.

PB PON Papua bekerja sama dengan satuan gabungan keamanan dari TNI dan Polri sudah berkoordinasi sejak jauh hari untuk memberikan payung perlindungan pada tamu dari luar Papua.

Selain menurunkan lebih dari 9.000 personel keamanan yang diterjunkan di empat klaster, PB PON juga menyiapkan ruang khusus yang berisi peralatan canggih dari luar negeri untuk memantau situasi di lokasi pertandingan.

Tindakan persuasif juga dilakukan PB PON untuk meredam potensi konflik dari lingkungan sekitar arena seperti melakukan pembicaraan terbuka, hingga merekrut relawan PON Papua dari unsur warga lokal.

“Untuk perekrutan ini kami juga lakukan pemeriksaan latar belakang melibatkan BIN dan Kepolisian. Dari sekitar 17 ribu relawan, ada kurang lebih 70 yang tidak lolos ‘screening’. Ini menunjukkan tingkat keamanan di sana sudah sangat baik,” Roy memaparkan.

Roy menegaskan, bahwa aspek keamanan menjadi sangat vital di ajang olahraga multicabang nasional empat tahunan ini karena PON Papua mempunyai nilai untuk menjaga marwah negara.

Meski agenda bertaraf nasional, namun akan turut dihadiri 16 delegasi asing dari kawasan Asia Pasifik untuk meninjau proses PON Papua.

“Pelaksanaan PON kali ini tidak hanya diukur dari seberapa sukses agenda olahraga berjalan, tapi juga menunjukkan bahwa kondisi kita benar-benar aman. Papua sebagai bagian dari Indonesia pun bisa menggelar ajang seperti ini,” pungkas Roy Letlora. (ant/*bn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Banyak Pihak Ragukan Keberhasilan Hengky-Lexi Pimpin Boven Digoel

TIFFANES.COM – Banyak pihak meragukan keberhasilan bupati dan wakil bupati terpilih Hengky Yaluwo dan Lexi Romeul Wagiu (Helex) dalam memimpin Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua hingga tahun 2024 lantaran pasangan ini sama sekali tidak memiliki pengalaman dan informasi serta pengetahuan minimal di bidang pemerintahan, politik dan kemasyarakatan; apalagi keduanya bukanlah […]
Instagram did not return a 200.
Translate »