Pengamat: Target LIN Rp3,71 Triliun Harus Diikuti Pembenahan Layanan

Tukan Ben
Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan Abdul Halim. (foto : ANTARA/HO-Abdul Halim)

TIFFANEWS.COM, – Pengamat kelautan Abdul Halim menyatakan target kontribusi Lumbung Ikan Nasional (LIN) yaitu PNBP sebesar Rp3,71 triliun per tahun harus diikuti dengan pembenahan layanan.

Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan itu di Jakarta, Minggu (1/8), menyatakan pihaknya tetap optimistis dengan target yang ditetapkan oleh KKP tersebut.

“Namun, perlu inovasi dan kreativitas layanan publik agar target bisa dicapai dengan tetap memperhatikan kepuasan masyarakat perikanan terhadap layanan yang diberikan,” kata Abdul Halim.

Ia berpendapat bahwa sejumlah inovasi dan kreativitas terkait pelayanan dalam LIN antara lain adalah ketersediaan angkutan atau transportasi laut yang memadai.

Kemudian, menurut dia, pelayanan pelabuhan yang prima, dan transparansi berkenaan dengan sistem administrasi dan keuangan terkait layanan publik di sektor perikanan dan transportasi laut.

Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan program LIN dapat berkontribusi kepada penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp3,71 triliun per tahun karena potensinya sangat melimpah terkait dengan aktivitas sektor perikanan.

“Apabila keseluruhan (LIN) ini kita implementasikan akan ada penerimaan negara sekitar Rp3,7 triliun per tahun dari WPP (Wilayah Pengelolaan Perikanan) 718,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga yang digelar secara virtual, Rabu (28/7).

Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia 718 (WPPNRI 718) meliputi perairan Laut Aru, Laut Arafuru dan Laut Timor Bagian Timur. Secara administratif, tercakup dalam wilayah Provinsi Papua, Papua Barat dan sebagian Maluku.

Selain itu, ujar menteri, potensi penyerapan tenaga kerja untuk industri perikanan yang terkait dengan program tersebut di WPPNRI 718 dinilai cukup banyak, yaitu diperkirakan mencapai lebih dari 5.500 orang.

Trenggono mengungkapkan, KKP sudah merancang mekanisme penangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 718 yang termasuk dalam area LIN. (ant/*bn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Saat Satgas TNI Ajar Pola Hidup Sehat pada Anak Perbatasan

TIFFANEWS.COM, –Siswa SD Yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK) Santa Maria Kampung Abmisibil, Distrik Oksibab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, wilayah perbatasan RI dengan Papua Nugini, tampak senang dan gembira kedatangan personel TNI Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista ke sekolah mereka karena mengajarkan praktik kebersihan lingkungan diri, perilaku pola hidup sehat dan […]
Instagram did not return a 200.
Translate ยป