Pengusaha Papua Nugini Ikut Indonesia Trade Expo 2021 Secara Virtual

Tukan Ben
Konsulat RI di Vanimo, Papua Nugini menfasilitasi Walikota Vanimo dan pengusaha Papua Nugini mengikuti pembukaan Trade Expo Indonesia 2021 yang dibuka Presiden Jokowi secara virtual, Kamis (21/10). (Foto : ANTARA/HO/Dok Konsulat RI di Vanimo)

 

TIFFANEWS.COM,- Walikota Vanimo, Joe Tony bersama para pengusaha di Papua Nugini (PNG) yang terhimpun dalam West Sepik Province Chamber of Commerce menghadiri pembukaan Trade Expo Indonesia ke-36 Digital Edition (TEI-DE) secara virtual.

TEI-DE yang dibuka Presiden Jokowi, Kamis (21/10) juga dihadiri Direktur Perdagangan Provinsi West Sepik, Ian Tonte dan Wakil Presiden KADIN West Sepik, Annete Poka.

Konsul RI di Vanimo Allen Simarmata kepada Antara, Kamis mengaku, Walikota Vanimo dan pengusaha PNG itu menyaksikan secara virtual dari kantor Konsulat RI di Vanimo.

Pengusaha PNG yang hadir tercatat 15 orang yang umumnya berbisnis dibidang ekspor impor dan sangat berminat terhadap produk Indonesia yaitu produk textile, busana, spare-part mobil, mebel, produk makanan, alat kesehatan, elektronik, obat-obatan dan bahan bangunan.

Bahkan, kata Allen Simarmata, Walikota Vanimo, Joey Tony disela-sela acara pembukaan menyampaikan mengenai kekaguman dan ketertarikannya terhadap barang ekspor Indonesia yaitu alat-alat pertanian dan mesin ringan yang dinilai sangat bagus dan praktis serta cocok digunakan petani di PNG.

Konsulat RI di Vanimo, sebelumnya telah melaksanakan business gatheting yang dilaksanakan Rabu (13/10) di hotel Medallion Vanimo.

Antusias para pengusaha PNG nampak dengan mendaftarkan secara online jenis produk yang dibutuhkan, kata Konsul RI di Vanimo Allen Simarmata.

Konsul Allen yang dihubungi dari Jayapura mengaku sebelum pandemi COVID-19 melanda seluruh dunia, para pengusaha PNG

khususnya yang berasal dari West Sepik PNG hadir pada acara Trade Expo Indonesia dan melakukan pemesanan barang.

Para pengusaha PNG ini sangat mengenal produk-produk Indonesia yang biasanya diimpor melalui perbatasan Indonesia-PNG (Skouw-Wutung).

“Mereka berharap perbatasan Skouw-Wutung yang ditutup sejak bulan Januari 2020 lalu dapat dibuka kembali dalam upaya mengerakan kembali aktivitas ekonomi masyarakat di perbatasan, tambah Allen Simarmata.(ant/*bn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Indonesia Genjot Transaksi dalam Pacific Exposition 2021

    TIFFANEWS.COM,- – Pemerintah Indonesia akan menggenjot lebih banyak transaksi selama ajang Pacific Exposition 2021 yang akan digelar secara virtual pada 27-30 Oktober 2021. “Optimisme kami minimal mendapatkan transaksi yang sama dengan sebelumnya. tetapi mendengar optimisme para peserta, rasanya kami akan mencetak skor transaksi yang jauh lebih besar,” kata […]
Translate »