oleh

Peresmian Stadion Papua Bangkit Dilakukan Secara Virtual

-BERITA-146 views

TIFFANEWS.COM-Pihak Polda Papua bersama Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua akhirnya bersepakat untuk melakukan peresmian Stadion Papua Bangkit secara virtual.

Sementara itu kesepakatan tersebut sesuai hasil pertemuan antara pihak Polda Papua bersama PB PON Papua yang berlangsung di Rupattama Polda Papua dalam rangka membahas persiapan peresmian Stadion Papua Bangkit, pergantian nama Bandara Sentani, Sosialisasi persiapan PON XX 2021, peluncuran buku Orang Asli Papua dan Count Down 365 hari menuju PON XX Tahun 2021 di Provinsi Papua, Jumat (16/10).

Ketua Harian PB PON Papua Yunus Wonda,mengatakan pada prinsipnya Polda Papua tetap mendukung PON XX  Tahun 2021, tapi dengan kondisi yang saat ini penyebaran Covid -19, maka pihaknya sepakat dengan Kapolda Papua bahwa peresmian Stadion Papua Bangkit tersebut  akan tetap dilakukan secara virtual.

“Jadi Gubernur akan ada di Stadion Papua Bangkit didampingi oleh panitia, PB PON dan juga Muspida akan live secara virtual agar masyarakat baik di Papua, Nasional dan internasional melihat kesiapan kami dan beberapa venue yang akan diresmikan. Intinya kami sepakat dilaksanakan secara Virtual,”ungkap Yunus Wonda.

Wonda menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Papua yang ada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura. Kapolda juga sebagai Anak Papua punya keinginan besar dan ini sebagai moment kami dipercayakan sebagai tuan rumah, tetapi di sisi lain kami juga harus ikuti protokol kesehatan yang memang menjadi satu aturan yang kami harus ikuti sehingga dalam posisi ini kami harus sepakati tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Kapolda Papua, Paulus Waterpauw ketika melakukan rapat dengan PB PON Papua. (Foto : Hans Palen/Tiffanews.Com)

Selanjutnya Kapolda akan rapat dan pihaknya di PB PON Papua  akan tunggu surat resmi dari Kapolda Papua. Intinya semua mendukung kegiatan dilakukan secara virtual, semua masyarakat bisa nonton di You Tube dan di TV lainnya secara langsung.

Kapolda Papua, Paulus Waterpauw menyampaikan, dalam pertemuan itu ada beberapa hal yang didiskusikan termasuk pemaparan dari Ketua PB PON Papua terkait rencana kegiatan peresmian Stadion Papau Bangkit tersebut.

“Pada dasarnya  dalam pertemuan ini ada beberapa catatan-catatan tentang landasan hukum kemudian beberapa atensi-atensi turun dari Bapak Presiden dan Bapak Kapolri yang saya sampaikan,”terang Kapolda.

Sementara itu dalam hasil pertemuan tersebut pihak PB PON mereka mencoba untuk memperkecil jumlah massa yang akan hadir di Stadion. Pada rapat ini juga dihadiri oleh Mayor Jenderal TNI Napoleon.

“Kita harus sukseskan acara itu terutama untuk Count Down, tetapi disatu sisi kita lihat dimana-mana patuh dan taat terhadap protokol kesehatan penyebaran Covid 19,”pintanya.

Lanjut Kapolda, ada event- event, liga-liga dan lain sebagainya itu semua  tidak diijinkan lagi dengan menggunakan suporter atau penonton dan inilah yang pihaknya sampaikan kembali kepada panitia untuk berfikir kembali.

Pihaknya pun memberikan saran agar peresmiannya dilakukan  secara virtual dan  itu mungkin yang terbaik, kalau seandainya mau dipaksakan mungkin akan diwakili oleh muspida dan beberapa orang yang ditunjuk saja.

“Bagaimana pun kegiatan ini harus sukses, tetapi kita punya tanggungjawab besar, Negara punya tanggungjawab besar. Kita ketahui bahwa Indonesia sudah di posisi tiga besar, kemudian Papua sudah masuk 10 besar di Indonesia. Saya pikir itu yang harus kita jaga betul jangan sampai akibat berkumpulnya massa pada saat acara peresmian ini menambah dengan cepat jumlah paparan Covid 19,”tambah Kapolda.(ans).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed