oleh

Polisi Siap Tindak Tegas Kegiatan Pengumpulan Massa

-BERITA-55 views

TIFFANEWS.COM-Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Gustav R, Urbinas, SH.,S.IK.,M.Pd meminta kepada semua komponen masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan di masa pendemi  Covid-19 apabila tidak ingin mendapatkan sanksi tegas berupa pidana sebagaimana peraturan yang telah dikeluarkan.

Hal tersebut menyusul aksi pengumpulan massa yang dilakukan  oleh salah satu penyedia jasa (EO) pada  kegiatan yang  melibatkan salah satu komunitas Hantu Waena (HW) di Kota Jayapura beberapa waktu lalu.

Menurut Kapolresta, penanggung jawab acara dan ketua HW bersama rekan-rekannya yang sebelumnya  diamankan telah  dimintai klarifikasi pada Selasa 13 Oktober 2020 lalu atas kegiatan kumpulan massa yang dlakukan di seputaran tempat wisata di Pantai Cibery Kota Jayapura.

“HW ini sudah sering melakukan undangan melalui media sosial seperti instagram untuk mengumpulkan massa bahkan lebih dari dua kali, oleh karena itu kami bubarkan sebelum mengumpulkan massa yang lebih banyak  serta diberikan peringatan kepada penanggung jawabnya,” tegas Kapolres.

Lanjut AKBP Gustav, ini kegiatan yang ketiga yang dimonitor pihaknya, yang kegiatan sebelumnya laporan masuk setelah kejadian itu sudah terlaksana dan rata rata dilakukan tengah malam  diatas pukul 22.00 WIT hingga subuh dini hari.

Selain itu selain mengamankan penanungjawabnya, pihaknya  juga mengamankan beberapa barang bukti berupa 6 unit speaker, 1 unit mixer, 1 unit power, 1 unit stabilizer, 1 unit cross over, 1 Unit Stavolt listrik, 1 unit mic, 1 buah laptop dan 1 unti kendaraan mobil pick up.

“Klarifisaksi sudah dilakukan kepada mereka dengan beberapa undang-undang dan peraturan diantaranya pasal 14 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara, pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 Tentang karantina kesehatan dengan ancaman hukuman 1 tahun,”terangnya.

Selain itu  juga  pihaknya melaksanakan  Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 mengenai pendisiplinan protokol kesehatan, Peraturan Walikota Nomor 20 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di wilayah kota Jayapura dengan hukuman berupa kerja sosial dan denda admintrasi sebesar 200 ribu rupiah serta Instruksi Walikota Jayapura Nomor 12 Tahun 2020 tentang perpanjangan peningkatan dan perluasan langkah pencegahan dan pengendalian Covid-19 di wilayah kota Jayapura.

Kapolres pun  mengimbau dengan tegas, tidak hanya untuk Hantu Waena,tetapi juga mengingatkan semua masyarakat, perorangan maupun kelompok dan komunitas ataupun forum apapun yang menamakan dirinya terlebih yang tidak terdaftar di  Kesbangpol Pemerintah Kota Jayapura untuk jangan coba-coba membuat kegiatan tanpa pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

” Saya berharap masyarakat dapat memahami ini, tidak boleh ada lagi kegiatan yang bebas seperti ini. Ingat di Kota Jayapura ini angka positif terus meningkat. Apabila ada pihak-pihak yang menghalangi penanggulangan pandemi ini maka kami tidak akan segan-segan untuk menerapkan UU wabah  penyakit menular dan kekarantiaan kesehatan guna melakukan melakukan penegakkan hukum dan proses sidik, “tutup Kapolres Gustaf. (ans).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed