Polres Keerom Tahan WN PNG Setelah Kedapatan Bawa Amunisi

Tukan Ben
Ilustrasi penangkapan pelaku kriminal. (ANTARA/HO/21)

TIFFANEWS.COM,- Polres Keerom saat ini menahan Bostian Kwasa Mai (56 th), warga negara Papua Nugini (PNG), karena kedapatan membawa amunisi.

“Memang amunisi yang ditemukan di dalam tasnya hanya sebutir namun itu akan berbahaya bila diberikan kepada orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Kapolres Keerom AKBP Christian Aer, Sabtu (17/7).

Christian mengatakan amunisi yang ditemukan di dalam tas plastik milik Bostian adalah kaliber 5,56 millimeter.

Terkait kasus tersebut, Bostian dikenakan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara.

Kasus tersebut berawal dari kecurigaan anggota satgas pengamanan perbatasan dari Yonif 131/BRS saat melakukan sweeping pada Minggu (11/7) malam, guna memeriksa kelengkapan dokumen 13 WN PNG. Dalam kesempatan tersebut ternyata WN PNG tersebut tidak memiliki dokumen dan salah seorang diantaranya membawa amunisi sehingga diamankan dan diserahkan ke Polres Keerom, Senin (12/7).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik terungkap, kedatangan mereka untuk melayat karena ada keluarga di Waris yang meninggal, kata Aer.

Menurut Aer, di beberapa wilayah di Keerom, memang warganya masih memiliki kekerabatan dengan warga PNG.

Akhirnya setelah dilakukan koordinasi dengan Konsulat PNG yang ada di Jayapura ke 13 orang itu dipulangkan ke negaranya sedangkan seorang lainnya yakni Bostia Mai tetap di proses hukum dan saat ini masih ditahan di Mapolres Keerom di Arso, jelas AKBP Christian Aer.

Kabupaten Keerom merupakan salah satu wilayah di Papua yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini, sedang daerah lainnya yakni Kota Jayapura, Kabupaten Merauke, Boven Digul dan Kabupaten Pegunungan Bintang.(ant/*bn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pesenam Lampung Berlatih Dua Bulan di Rusia Guna Hadapi PON Papua

TIFFANEWS.COM,- Pesenam putra Lampung Meyusi Ade Putra berlatih selama dua bulan di Penza Prospekt Stroiteley 96 Rusia guna menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 di Papua Oktober mendatang “Ini merupakan program training camp selama 2 bulan sebagai persiapan meghadapi PON,” kata pelatih senam Artistik Lampung Arief, saat dihubungi, Jumat (16/7). […]
Instagram did not return a 200.
Translate ยป