PON XX Papua Kesempatan dan Tantangan “Torang Bisa!

Marcel
Peter Tukan

Oleh: Peter Tukan*

PEKAN Olahraga Nasional (PON) yang merupakan sebuah perhelatan akbar olahraga  tingkat nasional empat tahunan insyah Allah akan digelar pada 2 – 15 Oktober 2021 mendatang dimana Papua telah didaulat menjadi “tuan rumah”  PON XX itu.

PON XX Tahun 2021 tampil gegap gempita dengan pekikan meriah sorak-sorai bergemuruh : “Torang Bisa!” –  “Torang Bisa!” – “Torang Bisa!”. Pekikan bergemuruh seluruh anak negeri di  Bumi Cenderawasih ini adalah merupakan sebuah kesempatan emas sekaligus tantangan.

Kesempatan  karena Negara Republik Indonesia ingin melihat Papua mampu menjadi tuan rumah yang baik bagi penyelenggaraan PON XX dan pada saat yang sama merupakan tantangan tersendiri di tengah pandemi Covid-19 yang menghantui kehidupan umat manusia di muka bumi ini. Apakah Papua mampu mengatasi pandemi Covid-19 sehingga para atlet dan semua penduduk di Bumi Cenderawasih ini dapat “merayakan” pesta olahraga bergengsi ini  bersih dari pandemi yang mematikan itu.

Kesempatan emas

Melalui Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021  Bangsa dan Negara  Republik Indonesia memberikan kesempatan dan tanggunjawab yang besar kepada seluruh rakyat di Provinsi Papua untuk membuktikan bahwa “Torang Bisa!”

“Pada banyak kesempatan dan tempat, Ketua Harian PB PON XX Papua, Dr.Yunus Wonda, SH.MH menegaskan bahwa PON merupakan taruhan harga diri Papua di mata masyarakat tingkat nasional dan internasional. Pernyataan ini sangat tepat karena Negara dan seluruh rakyat Indonesia telah memberikan kesempatan kepada Papua untuk membuktikan bahwa Torang Bisa. Untuk itu, marilah kita bersama-sama menjadi tuan rumah yang baik untuk semua,” kata Ketua Bidang I PB PON XX Papua Yusuf Yambe Yabdi.

Menyadari akan hal itulah, lanjut Yusuf,  semua pihak di Papua terutama PB PON XX Papua dan Sub PB PON di empat klaster yaitu Klaster Kota Jayapura, Kabupaten Mimika, Kabupaten Merauke dan Klaster Kabupaten Jayapura terus berjibaku mempersiapkan berbagai kebutuhan PON XX Tahun 2021 agar pertandingan PON itu sendiri yang puncaknya berlangsung pada 2 – 15 Oktober dapat berjalan lancar, aman dan sukses.

Sukses PON adalah sukses Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indoensia. Sukses PON XX adalah sukses kita bersama tanpa kecuali.

Melalui PON XX, lanjut Yusuf Yambe, roda perekonomian rakyat Papua akan berputar secara cepat dimana banyak hasil kebun rakyat seperti petatas, sayur-sayuran, buah-buahan dibeli untuk kebutuhan konsumsi para atlet yang berdatangan dari seluruh penjuru Indonesia.

Begitu pula, hasil kerajinan  rakyat seperti tas noken, berbagai hasil seni ukiran dan lukisan rakyat dapat dijual di tempat-tempat pemasaran  atau lokasi promosi yang sudah disiapkan panitia PON XX Tahun 2021 yang tersebar di empat klaster tersebut.

Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) PB PON XX, Mayjen TNI (Purn) Suwarno merasa yakni bahwa persiapan pelaksanaan PON XX di Papua terus berjalan lancar dan sedang menuju ke puncak pesta olahraga tingkat nasional itu pada Oktober mendatang.

“Jika ada di antara PB PON XX Papua dan Sub PB PON di empat klaster ini mendapatkan kesulitan atau belum mengerti akan satu tugas yang dikerjakan maka mohon selalu  berkomunikasi dengan sesama pengurus atau berkonsultasi langsung dengan Panwasrah serta Technical Delegate atau TD. Komunikasi menjadi yang utama. Semua pihak siap membatu PB PON XX dan Sub PB PON untuk menyukseskan PON XX ini,” kata Suwarno.

Sebagai contoh, panitia pertandingan yang mendampingi jalannya proses persiapan PON akan terus  mendampingi personil-personil di  Sub PB PON  untuk menjawabi  siapa berbuat apa, kapan dan dimana serta bagaimana mencari solusi atau jalan keluar jika menemukan kesulitan di lapangan.

Patut diketahui bahwa PON XX Tahun 2021 pada Oktober mendatang akan berlangsung di Klaster Mimika di sembilan venue (arena), Merauke lima venue, Kota Jayapura 18 venue dan Kabupaten Jayapura 15 venue.

Tantangan Berat

Perjalanan persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 sudah sangat panjang sementara  proses pembangunan dan penataan venue-venue PON terus berlangsung tanpa henti demi suksesnya pesta olahraga tingkat nasional empat tahunan itu.

“Tidak hanya persiapan venue PON di empat klaster yakni Kota  Jayapura, Kabupaten Mimika, Kabupaten Merauke dan Kabupaten Jayapura, tetapi juga para atlet di berbagai provinsi sudah pula disiapkan untuk ambil bagian pada pertandingan PON XX di Papua Oktober mendatang,” kata Ketua Umum KONI Letjen TNI (Purn)  Marciano Norman.

Marciano yang mantan Kepala BIN pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu mengatakan, PON XX Tahun 2021 di Papua berbeda dengan PON sebelumnya karena PON XX ini sudah diundur dari jadwal sebelumnya yakni dari tahun 2020  ke 2021 akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Tanah Air Indonesia.

Selain itu,  pada tahun 2021 ini pun, situasi pandemi Covid-19 belum membaik yang tentu saja membutuhkan kewaspadaan kita semua.

“Menyadari akan hal itulah maka semua pihak harus bekerjasama dan terus membangun komuniaksi satu sama lain agar status Covid-19 pada Oktober nanti sudah dalam keadaan aman bagi semua orang,” katanya.

Begitu juga wilayah dimana para atlet berasal pun harus dalam keadaan aman dari Covid-19 sehingga para atlet yang datang ke Papua tidak mengganggu jalannya pesta olahraga tingkat nasional itu.

Untuk itu, kita harus melakukan kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi seluruh lapisan masyarakat terutama warga masyarakat yang bermukim di sekitar arena PON XX Tahun 2021 ini.

Masyarakat di sekitar venue harus divaksin agar kondisi Covid-19 dapat dikendalikan dengan baik.

Sedangkan terkait kondisi keamanan di Papua yang adalah tuan rumah PON XX, Marciano mengatakan, situasi dan konsisi keamanan di Papua sangatlah dinamis. Semua pihak sangat berharap situasi keamanan di Papua semakin hari semakin kondusif sehingga para atlet tidak khawatir untuk datang bertanding di berbagai arena PON XX  yang tersebar di empat klaster PON itu.

Memang benar bahwa keberhasilan PON XX merupakan harga diri Papua tetapi juga jangan lupa keberhasilan PON XX itu pun merupakan harga diri Bangsa Indonesia. Apa kata orang jika Indonesia tidak mampu mengendalikan situasi Covid-19 menjelang PON XX ini?

Marciano mengajak semua pihak yang berkepentingan dengan PON XX tahun 2021 di Papua agar bergandengan tangan, membangun komunikasi yang intens  karena kita semua mempunyai komitmen yang sama untuk menyukseskan PON XX itu.

Kita tidak dapat berjalan sendiri-sendiri tetapi bergandengan tangan untuk menghadapi tantangan di depan mata kita sendiri. Kita semua menjadi bagian penting dalam mencari solusi mengatasi berbagai kesulitan yang ada.

Ketua Umum Sub PB PON Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano memastikan semua komponen masyarakat Kota jayapura telah berkomitmen untuk menyukseskan PON XX di Kota Jayapura.

“Kami seluruh rakyat Kota Jayapura bertekad menyukseskan PON XX di Kota Jayapura. Kami berketetapan hati  untuk menjadi tuan rumah PON yang baik bagi semua orang demi Papua dalam bingkai  Indonesia Raya. Torang Bisa!” tegas Benhur Tomi Mano.

Agaknya, PON XX Tahun 2021 di Papua merupakan sebuah kesempatan atau peluang  emas sekaligus  tantangan yang tidak ringan. Semua itu kembali kepada diri kita semua, apakah kita mampu mengubah tantangan menjadi peluang dan mampu pula menjadikan peluang sebagai sebuah anugerah terindah bagi Papua? PON Papua… “Torang Bisa!”

*Peter Tukan: Jurnalis

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Aktivis Medsos: Kritik adalah Hak Namun Provokasi Tidak

TIFFANEWS.COM,- Aktivis media sosial Enda Nasution mengatakan bahwa dalam iklim demokratis, aspirasi dan kritik merupakan hal yang sangat penting dalam upaya mengawasi jalannya pemerintahan. Enda, dalam keterangan tertulis, Senin (21/6) seperti dikutip dari Antara, mengungkapkan yang meresahkan dewasa ini adalah oknum-oknum yang justru mencederai hak-hak bersuaranya melalui serangkaian provokasi berkedok […]
Instagram did not return a 200.
Translate »