Posisi Ranking Atlet, Tenis Jabar Targetkan Dua Perak dan Satu Perunggu PON Papua

Tukan Ben
ARSIP FOTO : Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX Papua dan Sub PB PON Kota Jayapura melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) sekaligus melihat langsung kesiapan Venue Tenis yang berada di areal Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (18/08). (Foto : Tiffanews.com/Risma)

TIFFANEWS.COM,-  Tim tenis Jawa Barat hanya menargetkan mendulang dua medali perak dan satu perunggu dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua.

Pelatih Pelatda Tenis Jawa Barat Didi Sunadi mengatakan, target tersebut sudah diperhitungkan secara matang karena melihat posisi ranking para atlet berdasarkan peringkat nasional Pelti (PNP).

“Memang secara matematis pemain Jabar itu semuanya di bawah Jatim, jadi kalau tidak salah urutan PNP 1-10 itu semuanya ada di provinsi lain atau Jatim,” kata Didi di Bandung, Jawa Barat, Senin (13/9).

Adapun target raihan medali itu, kata Didi, berasal dari tiga nomor pertandingan yakni dari nomor beregu putri, ganda campuran, dan tunggal putri.

“Ganda campuran itu kita akan pasangkan Rifanti Dwi Kahfiani, dengan Karim Abdul Hakim, dan tunggal putri itu dari Rifanti itu sendiri,” katanya.

Meski tak memiliki target tinggi, menurutnya ia bersama para atlet akan berupaya semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil yang optimal pada gelaran PON Papua.

Secara teknis, menurutnya para atlet itu melakukan pemusatan latihan di Gelora Bung Karno Jakarta guna beradaptasi dengan suhu udara yang mirip dengan suhu udara di Papua.

“Persiapan mengenai hal lainnya kemarin kami disapa oleh tim psikolog dan mereka dapat motivasi untuk bermain semaksimal mungkin,” katanya. (ant/*bn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sumut Andalkan Cabor Bela Diri di PON XX Papua

TIFFANEWS.COM,-  Kontingen Sumatera Utara mengandalkan cabang olahraga bela diri untuk mendulang medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, kata Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut, Prof Agung Sunarno, di Medan, Senin (13/9). Menurut Agung, cabang olahraga bela diri sudah menjadi tradisi bagi Sumatera Utara untuk mendulang […]
Instagram did not return a 200.
Translate »