Pusat Diminta Beri Pendidikan Politik dan Bernegara Saat Buat Keputusan Bagi Papua

Marcel
Ketua DPC Partai Demokrat Puncak Jaya, J. Yumin Wonda. (Foto : Dok Tiffanews.com)

Yumin Wonda : Terimakasih Rakyat Papua dan DPD Demokrat Papua

TIFFANEWS.COM – Pemerintah Pusat diminta lebih memberikan Pendidikan politik dan pemerintahan bernegara, dalam setiap keputusan dan kebijakan yang diambil. Apalagi, perihal suatu kebijakan yang berkaitan dengan Provinsi Papua, diharapkan lebih atau perlu juga memikirkan kondisi dan masyarakat yang ada di daerah paling timur Indonesia itu.

Hal ini dikemukakan Plt Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat kabupaten Puncak Jaya, J. Yumin Wonda kepada sejumlah wartawan di Jayapura, Kamis (02/07/2021), setelah mengikuti sejumlah perkembangan dan dinamika dalam masyarakat pasca penunjukan Sekda Papua, Dance Yulian Flassi sebagai Plh Gubernur Papua.

Dikemukakan Yumin Wonda, dirinya tak mau ikut berpolemik dalam hal tersebut, apalagi Gubernur Papua, Lukas Enembe yang juga adalah Ketua DPD Partai Demokrat Papua, telah mengeluarkan pernyataan agar semua pihak di Papua menghargai keputusan pemerintah Pusat dan melakukan aksi. Sebab, menurut Gubernur Lukas, Presiden Jokowi adalah orang yang bijaksana dan bisa memahami Papua.

“Kita melihat pada kondisi yang terjadi sepekan ini di Papua karena adanya penunjukan Plh Gubernur oleh Kemendagri. Dalam hal ini, sebaiknya pemerintah Pusat dalam mengambil kebijakan, harusnya berkordinasi dahulu dengan pimpinan pemerintahan di Papua, dalam hal ini Gubernur. Apalagi ini kan soal penunjukan  Plh Gubernur. Jangan malah terkesan sepihak dan seenaknya saja, seperti yang sudah terjadi, tentu masyarakat akan tersinggung bahkan marah hingga sempat muncul rencana aksi demo,” urai Yumin Wonda.

Dalam kesempatan itu, Yumin Wonda juga berharap pemimpin masyarakat di Papua, diantaranya Bupati dan unsur Lembaga lainnya, agar dalam membuat pernyataan publik, tidak  serta merta berbicara, tetapi harus juga memahami kondisi yang terjadi serta melihat situasi daerah yang bersangkutan.

“Jangan juga abang-abang pemimpin daerah di Papua ikut berkomentar tanpa melihat secara umum situasi dalam masyarakat. Itu akan membuat masyarakat menilai kita. Karena kondisi kita di Papua ini relatif rawan,” ujarnya.

Yumin Wonda tak menampik Ketika disinggung soal adanya pernyataan yang sempat dikeluarkan DPD PArtai Demokrat Papua, melalui Wakil Ketua I, Ricky Ham Pagawak, bahwa siap bersama rakyat dalam aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Papua guna menolak penunjukan Sekda sebagai Plh Gubernur.

Menurutnya, hal itu sebagai bukti kehadiran dan dukungan Partai Demokrat yang selalu berpihak dan bersama-sama masyarakat di Papua dalam setiap keadaan yang terjadi. Karena, rakyat yang memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, serta yang mengawal pembangunan dan pelaksanaan dari bapak Gubernur Papua Lukas Enembe.

“Untuk itu, saya sebagai Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Puncak Jaya, menyampaikan terimakasih pada seluruh masyarakat Papua dan kepada DPD PD Provinsi Papua melalui Ricky Ham Pagawak selaku wakil ketua I dan anggota, serta seluruh partai koalisi pendukung pasangan Lukmen, yang selalu mengawal kepemimpinan bapak Gubernur Lukas Enembe. Tak lupa kepada abang-abang anggota DPR Papua di fraksi Demokrat, tetap semangat untuk mengawal setiap aspirasi rakyat Papua,” pungkas J. Yumin Wonda. (Cel)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Di Tengah Pandemi Covid-19, Menpora Pastikan PON XX Papua Dilaksanakan dengan Prokes Ketat

TIFFANEWS.COM,- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memastikan pelaksanaan PON XX Papua pada 2-15 Oktober 2021 akan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan COVID-19 secara ketat.  Menurut Menpora, PON XX Papua  akan meniru sistem bubble yang digunakan pada Olimpiade Tokyo 2021. “Pertama, semua kontingan yang datang berasal dari 33 provinsi […]
Instagram did not return a 200.
Translate »