Satgas TNI Bersama Warga di Pegunungan Bintang Buka Lahan Pertanian

Marcel
Anggota TNI dan warga Pegunungan Bintang bersama membuka lahan pertanian baru. (Foto : Pendam Cenderawasih)

TIFFANEWS.COM – Dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan selama melaksanakan pengamanan di perbatasan negara, Pos Batom Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista memanfaatkan lahan tidur dirombak menjadi lahan pertanian untuk menanam bibit padi bersama masyarakat di Kampung Batom, Distrik Batom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista, Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Rabu (21/07/2021).

Dansatgas mengungkapkan bahwa untuk mencegah krisis pangan sebagai dampak pandemi Covid-19, Pos Batom Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi agar kekhawatiran itu tidak terjadi. Selain sagu sebagai bahan makanan pokok masyarakat saat ini Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Batom mensiasati bahan makanan pokok lain sebagai cadangannya yaitu dengan memanfaatkan lahan tidur agar produktif ditanami bibit padi bersama masyarakat.

“Hal ini merupakan bagian dari upaya kami Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista untuk ikut serta mendukung program ketahanan pangan, memanfaatkan lahan tidur untuk bercocok tanam selain sayur mayur, kami juga mengajak warga dan mengandeng pemerintah daerah serta menghadirkan kelompok tani untuk bersama-sama mempersiapkan bahan makanan pokok selain sagu yaitu beras dengan menanam padi pada lahan tidur yang dirombak menjadi lahan produktif pertanian di kampung Batom, sehingga manfaatnya nanti dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan dalam jangka panjang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” ucap Dansatgas.

Di tempat terpisah, Danpos Batom Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letda Inf Halis Didik T mengatakan melalui kegiatan ini Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Batom dapat mensosialisasikan kepada warga mengenai cara pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan yang produktif seperti sawah untuk menanam padi, karena dengan demikian masyarakat mendapatkan bahan pokok makanan baru selain sagu yaitu berupa beras yang dihasilkan dari menanam padi di sawah untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Batom yang kedepan apabila kegiatan ini bisa dikembangkan dengan baik maka tidak menutup kemungkinan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dari hasil menanam padi.

“Sebelumnya kami selaku Danpos Batom Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista terlebih dahulu melaksanakan koordinasi dengan Kepala Distrik Batom Bapak Yoben Kimki S.IP dan juga petugas penyuluh lapangan dari Dinas Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang Bapak Matheus Uropmobin serta ketua gabungan kelompok tani Bapak Eliup Hiktaop untuk mengolah lahan yang berada di kampung Batom dengan luas tanah 10 Hektar yang terbagi dalam bentuk kolam-kolam berukuran 50 x 25 meter untuk dirubah menjadi lahan pertanian. Selanjutnya personel Satgas mengolah lahan tersebut bersama masyarakat setempat, kelompok tani dan petugas PPL menjadi 3 (tiga) kelompok tani, selain itu dilakukan juga pendampingan dan pengawasan terhadap semua proses penanaman padi mulai dari penyemaian bibit, penyiapan lahan, proses penanaman sampai dengan nanti pemeliharaan,” kata Halis.

“Dalam hal ini sangat ditekankan agar bibit padi benar-benar bagus, sehat dan jarak tanam antara bibit jangan sampai terlalu rapat agar padi dapat tumbuh berkembang dengan baik serta mendapatkan hasil yang maksimal,” tambah Halis.

Sejalan dengan hal tersebut, salah satu masyarakat Kampung Batom Bapak Edi Kasipdana (39) menyampaikan perasaannya yang sangat senang dan sangat berterimakasih kepada Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Batom karena telah membantu masyarakat menyiapkan bahan makanan pokok selain sagu serta menghadirkan petugas PPL Dinas Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang yang selanjutnya bersama Satgas memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat Batom tentang penanaman dan pemeliharaan tanaman padi.

“Kami semua masyarakat Batom mengucapkan terimakasih kepada bapak-bapak satgas yang begitu baik dan membantu kami,” ujar Edi. (Cel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

PB PON XX Pastikan Sejumlah Peralatan Pertandingan Sudah Tiba Papua

TIFFANEWS.COM,- Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX Papua memastikan sejumlah peralatan sudah tiba bahkan telah terinstal pada venue cabor menembak di klaster Kabupaten Jayapura.⠀ Teranyar, karpet bola tangan dan lapangan pertandingan voli yang didatangkan dari Prancis, dipastikan telah tiba di Jakarta. Sehingga dalam pekan ini, dipastikan siap dikirim […]
Instagram did not return a 200.
Translate »