Satgas TNI di Merauke Giatkan Mobil Pintar untuk Anak di Perbatasan

Tukan Ben
Prajurit TNI Satgas Yonif 611/Aws mengiatkan mobil pintar untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di Kampung Sota wilayah perbatasan RI-PNG.(Foto : ANTARA News Papua/HO-Pendam XVII/Cenderawasih)

TIFFANEWS.COM,-  Prajurit TNI Satgas Pamtas Yonif 611/Awang Long menggiatkan kegiatan perpustakaan mobil pintar di Kampung Sota Kabupaten Merauke, Papua, dalam rangka meningkatkan minat baca anak-anak di wilayah perbatasan RI-PNG.

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 611/Awang Long Letkol Inf Albert Frantesca M.Han dalam keterangannya diterima di Merauke, Selasa (8/6), mengatakan kegiatan perpustakaan keliling ini dilaksanakan di Kampung Sota yang melibatkan personel Satgas dari Pos Kout dipimpin Serda Gusti Wijaya.

“Kehadiran perpustakaan keliling ini, diharapkan dapat memupuk dan meningkatkan gairah membaca anak-anak yang berada di perbatasan, apalagi di tengah situasi pandemi COVID-19 sekarang ini,”ujar Dansatgas.

Dansatgas mengharapkan, melalui budaya minat membaca, akan menambah pengetahuan dan memperluas wawasan sehingga nantinya akan melahirkan generasi penerus bangsa Indonesia yang cerdas.

“Kita tahu bahwa buku merupakan jendela dunia sehingga dengan membaca buku merupakan kunci untuk membuka jendela tersebut,”ungkap Dansatgas.

Diakuinya, kegiatan ini merupakan salah satu partisipasi Satgas Yonif 611/Awang Long dalam upaya membantu memajukan pendidikan di wilayah perbatasan Negara RI-PNG di Papua. (ant/*bn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Klaster Mimika, Persiapan PON Dilanjutkan Menunggu Kepastian Dana Penyelenggara

TIFFANEWS.COM,-  Bupati Mimika, Papua Eltinus Omaleng menegaskan, daerahnya menghentikan seluruh persiapan menghadapi PON XX hingga Panitia Besar PON XX Papua memberikan kepastian terkait anggaran kegiatan itu. “Ini rapat kita yang terakhir dan tidak ada lagi aktivitas layanan untuk PON XX Papua. Jadi kalau ada kunjungan dari Papua ataupun dari Pusat […]
Instagram did not return a 200.
Translate »