Terbang Layang Bisa Ganggu Penerbangan, Ini Komentar District Manager Sriwijaya Air

Marcel
Ilustrasi olahraga terbang layang. (Foto : istimewa/Google)

TIFFANEWS.COM – Cabang Olahraga (Cabor) terbang layang atau aerosport dipastikan menjadi salah satu olahraga yang dipertandingkan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021. Pelaksanaan pertandingan Cabor ini relative tak dipungkiri bisa mengganggu penerbangan maskapai.

Timotius Yudha Iriawan selaku District Manager Sriwijaya Air di kabupaten Mimika berharap, saat kegiatan PON untuk cabior Terbang Layang, pihaknya dapat berkoordinasi masalah waktu dengan Air Nav dan Panitia PON XX Papua.

“Sehingga  jika ada perubahan jadwal, maka dari maskapai akan berikan pengumuman ke manifest. Kita berharap, adanya briefing antara maskapai dan pihak Bandara untuk mengantisipasi jika terjadi sesuatu dan masyarakat juga bisa mengerti apabila pesawat delay,” papar Timotius.

“Diharapkan pada saat pelaksanaan PON XX Papua nanti khususnya kegiatan Terbang Layang dari Air Nav dapat menyurat ke pihak maskapai dan tidak mendadak,” pungkasnya.

Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2021 akan digelar pada tanggal 2-15 Oktober 2021 mendatang.  Total 1783 medali akan diperebutkan oleh para atlet yang akan bertanding dalam Empat klaster penyelenggaraan itu, yakni Kota Jayapura, kabupaten Jayapura, Kabupaten, Mimika dan Kabupaten Merauke.

Dari total 1783 medali yang akan diperebutkan 6496 atlet di even Nasional terakbar Empat tahunan itu, terdiri dari 681 medali emas, 681 medali perak dan 877 medali perunggu.

PON XX Papua mempertandingan 37 cabang olahraga (cabor) dengan 681 disiplin nomor pertandingan. Panitia pertandingan berjumlah 9904 orang, serta 3247 orang official.

Dalam PON Papua kali ini juga akan digelar 10 cabor eksebisi, sebagai syarat cabor tersebut dapat dipertandingkan secara resmi dalam gelaran PON berikutnya. (Tim/Cel)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Usai Putusan MK, Massa Pendukung Paslon Erdi-Jhon Bakar Fasilitas Pemerintah di Yalimo

TIFFANEWS.COM,- Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengakui adanya pembakaran yang dilakukan massa pendukung dari pasangan calon nomor urut 1, yakni Erdi Dabi-Jhon Wilil karena tidak menerima hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilkada Kabupaten Yalimo. “Memang benar sekelompok massa pendukung yang diduga dari pasangan calon 1 yakni […]
Instagram did not return a 200.
Translate »