Tim 100 Bidang 1 PB PON Evaluasi Gebyar PON XX 2021

Marcel
Tim 100 pada Bidang I PB PON Papua menggelar apel singkat disela pelaksanaan Gebyar PON XX. (Foto : Tiffanews.com)

TIFFANEWS. COM – Koordinator Tim 100 Bidang 1 pada Panitia Besar (PB) PON Papua, Pascal Marcel N. menyatakan bahwa pelaksanaan Gebyar PON XX 2021 di Halaman Kantor Gubernur Papua Sabtu lalu berjalan cukup meriah dan semarak sebagaimana yang diharapkan oleh penyelenggara, panitia maupun masyarakat Papua pada umumnya dan yang terpenting acara tersebut berjalan dengan aman dan lancar tanpa hambatan yang berarti.

Namun demikian, Pascal merasa perlu membuat beberapa catatan sebagai evaluasi untuk perbaikan dan peningkatan acara-acara selanjutnya PON XX 2021. Sebagaimana rilis yang diterima redaksi Tiffanews.com, Senin (21/06) berikut beberapa yang menjadi catatan Pascal;

 

  1. Kebersihan tempat acara. Meskipun berjalan dengan semarak, namun tim 100 merasa perlu mencatat persoalan kebersihan perlu menjadi evaluasi penting, dimana di bebrapa tempat acara khususnya area umum, memiliki keterbatasan tempat sampah sehingga pengunjung kesulitan untuk membuang sampah pada tempatnya. Persoalan kebersihan ini juga menjadi sangat penting ketika dihadapkan dengan situasi pandemic COVID 19 yang belum usai dan bahkan cenderung meningkat di berbagai wilayah Indonesia.
  2. Keterbatasan Petugas Kebersihan. Di banyak penyelengaraan konser ataupun event-event acara yang bersifat colossal, petugas kebersihan menjadi salah satu kunci utama yang menjaga kebersihan area event. Petugas-petugas kebersihan tersebut “berpatroli” sambil membawa plastik sampah secara terjadwal untuk memungut sampah-sampah hingga puntung rokok yang tersebar di area event sehingga “mengganggu pandangan mata” pengunjung.
  3. Akses back stage yang terlalu bebas. Dari segi keamanan, perlunya levelitas akses di area-area tertentu seperti back stage yang merupakan area terbatas bagi official, artis dan panitia penyelenggara sehingga perlu betul-betul diamankan untuk mencegah hal-hal yang tidak perlu terjadi.
  4. Keterbatasan MCK umum. Pada acara Gebyar PON XX 2021, Tim 100 juga mencatat ketiadaan MCK umum yang disediakan panitia penyelenggara dimana hal tersebut merupakan kebutuhan essential di acara-acara yang berskala besar seperti Gebyar PON XX. Sehingga pengunjung mencari akses sendiri-sendiri ke dalam kantor Gubernur Papua yang tentunya hal tersebut sangat rentan dari segi keamanan.
  5. Kurangnya mengakomodir Pedagang kaki lima di depan halaman Kantor Gubernur Papua. Acara Gebyar PON XX 2021 memang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Papua termasuk para pedagang kaki lima di Papua. Seandainya di depan halaman Kantor Gubernur dapat disediakan lapak-lapak/tenda secara gratis tentu akan mempercantik dan sedikit mengurangi kepadatan lalu lintas baik manusia maupun kendaraan yang lalu lalang sekaligus mengurangi adanya resiko kecelakaan.

Demikian catatan penting yang dibuat oleh Tim 100 selama pelaksanaan acara Gebyar PON XX 2021 di halaman Kantor Gubernur Papua Sabtu lalu sambil menyisipkan harapan akan adanya perbaikan dan kesuksesan acara-acara selanjutnya PON XX 2021. (RH/Cel)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Perjalanan Persiapan PON XX Sudah Sangat Panjang

Tiffanews.com – Perjalanan persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 sudah sangat panjang sementara  proses pembangunan dan penataan venue-venue PON terus berlangsung tanpa henti demi suksesnya pesta olahraga tingkat nasional empat tahunan itu. Hal itu disampaikan Ketua Umum KONI, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman  di Jakarta, Senin (14/6) pekan […]
Instagram did not return a 200.
Translate »