TNI Bantu Sosialisasi Swab Antigen Covid-19 di Kemtuk Gresi

Marcel
Babinsa Koramil 1701-14/Kemtuk Gresi Sertu Slamet Robiantoro Babinsa turut dalam sosialisasi dan pelaksanaan Swab antigen di di Posyandu Nadumindu Kampung Ibub Distrik Kemtuk Gresi. Jumat (11/6/2021). (Sumber Foto : Pendam Cenderawasih)

TIFFANEWS.COM, – Babinsa Koramil 1701-14/Kemtuk Gresi Sertu Slamet Robiantoro bersama Bhabinkamtibmas Polsek Kemtuk Gresi Aipda Krisbiantoro telah melaksanakan membantu kegiatan sosialisasi Tracing/Swab Antigen di Posyandu Nadumindu Kampung Ibub Distrik Kemtuk Gresi. Jumat (11/6/2021).

Sertu Slamet menjelaskan bahwa kegiatan pendahuluan sosialisasi dilaksanakan secara terbuka di tempat ini karena di Kampung Ibub merupakan kampung terdepan.

“Sebagai gerbang keluar masuknya masyarakat dari dan ke wilayah Distrik Kemtuk Gresi yang rawan terkontak dengan orang dari luar, maka dipilihnya tempat ini untuk sosialisasi,” Jelas Babinsa.

Ditempat yang sama, Kepala Puskesmas Distrik Kemtuk Gresi dr. Raymond Ekman Simamora menyampaikan tentang perlunya kegiatan pemeriksaan melalui Tracing secara terbuka bagi masyarakat Kampung Ibub, mengingat telah ditemukan Empat  kali kasus Covid-19 di wilayah Kemtuk Gresi.

“Warga masyarakat diharapkan dapat ikut berperan dalam kegiatan pemeriksaan swab ini karena kegiatan ini merupakan upaya untuk menemukan secepat mungkin warga yang terinfeksi covid-19 untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” jelas dr. Raymond.

Dia menambahkan, apabila tidak melakukan pemeriksaan melalui swab, maka tidak mengetahui kapan seseorang itu terkena. Jadi tetap untuk pencegahan kita lakukan pemeriksaan.

“Seperti pada kasus pemeriksaan swab di Kampung Demitim telah ditemukan warga atas nama Bapak Ibrahim Bredabu Sekretaris Kampung Demitim, karena telah merawat anaknya yang terkontak Covid-19 yang saat ini anaknya sedang berada di Kampung Sabron Samon Distrik Kemtuk. Namun setelah didatangi oleh petugas Puskesmas bersama aparat untuk dilakukan swab antigen ternyata Bapak Ibrahim dinyatakan negatif,” papar dr. Raymond.

“Seperti ini yang harus diperiksa, tapi untungnya karena saya sudah divaksin kemudian negatif, dan saya yang kontak dengan pasien itu, maka petugas-petugas saya dan orang-orang yang saya temui tidak usah diperiksa,” tambahnya.

Dokter Raymond juga menjelaskan, kegiatan bersifat sosialisasi dan pemeriksaan adalah tidak memaksa.

“Seperti halnya swab PCR yang dilaksanakan di Rumah Sakit, swab antigen yang digunakan oleh Puskesmas ini berbeda tapi dengan akurasi yang hampir sama dengan PCR yaitu sekitar 15 menit, dan hasilnya pun akan diberitahukan secara personal masing-masing,” tutupnya.

Sementara salah satu anggota Kader Posyandu yang mengikuti tracing swab antigen, Ibu Rode Samon menyampaikan, awalnya kegiatan ini hanya diketahui oleh sedikit orang saja di kampung ini. Setelah menjalani pemeriksaan swab dan antigen pada hari ini dan hasilnya negatif, maka beliau pun mengatakan akan menyampaikan kepada masyarakat lain untuk ikut pemeriksaan secara gratis agar memperoleh informasi dan layanan vaksinasi covid-19.

“Dalam kegiatan pemeriksaan pendahuluan tersebut diperoleh 12 orang yang melaksanakan kegiatan Tracing covid-19 dengan hasil negatif,” jelas Ibu Rode. (Cel)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pangdam Cenderawasih Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kodim Mappi

TIFFANEWS.COM, –  Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A didampingi oleh Ketua Persit KCK Daerah XVII/Cenderawasih Ny. Natalia Yogo Triyono secara langsung meletakkan batu pertama pembangunan Kodim Mappi beserta Perumahan anggota di Kampung Waemeaman, Distrik Nambioman Bapai, Kabupaten Mappi. Jum’at (11/06/2021). Dalam sambutannya Pangdam mengatakan bahwa peletakan batu […]
Instagram did not return a 200.
Translate »