Torang Bisa!!! Jangan Halangi Papua Jadi Tuan Rumah PON XX

Tukan Ben
Ketua Harian PB PON XX Tahun 2021 Papua Dr Yunus Wonda,SH.MH (kemeja putih) didampingi Sekretaris Umum PB PON XX Papua, Drs Elia Loupatty,MM (batik kanan) sedang memimpin Rapat Rutin PB PON XX Papua. (Foto : tiffanews)

TIFFANEWS.COM,- – Ketua Harian PB PON XX Tahun 2021 Papua, Dr.Yunus Wonda, SH.MH menegaskan, siapapun atau institusi manapun yang berniat atau berupaya menghalangi atau membatalkan Papua menjadi “tuan rumah”  penyelenggaraan pesta olahraga tingkat nasional PON XX Tahun 2021 akan berhadapan dengan Negara Republik Indonesia karena, penyelenggaraan PON  XX merupakan perintah sekaligus  amanah (kepercayaan) Negara.

Hal itu disampaikan Dr Yunus Wonda, SH.MH ketika membuka secara resmi rapat rutin  PB PON XX Papua di Sekretariat PB PON XX Papua, kawasan perkantoran Otonom, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Kamis (10/6).

Rapat rutin yang dipimpin Yunus Wonda itu didampingi Sekretaris Umum PB PON XX Papua Tahun 2021 Drs Elia Loupatty, MM  dihadiri para ketua bidang antara lain Ketua Bidang I PB PON XX Dr Yusuf Yambe Yabdi,ST;MT serta sejumlah anggota pengurus PB PON XX Papua lainnya.

“Kita serius,  tidak main-main dengan persiapan PON XX ini. Kita tidak ingin pemimpin kita Gubernur Papua Bapak Lukas Enembe yang kini sedang dalam proses pemulihan kesehatannya disoroti terus menerus padahal Bapak Lukas sendiri memiliki Hati dan komitmen kuat untuk menjadikan Papua sebagai tuan rumah penyelenggaran PON XX sekaligus menyukseskan pesta olahraga tingkat nasional itu,” tegas Yunus Wonda dengan nada penuh kewibawaan.

Kita yang kini berada di Tanah Papua ini, lanjut Yunus Wonda,memiliki tanggungjawab moril untuk memperlancar semua urusan dan menyukseskan PON XX yang merupakan taruhan harga diri Bangsa dan Negara Republik Indonesia sekaligus  taruhan harga diri seluruh rakyat di Tanah Papua.

Para peserta Rapat rutin PB PON XX Papua sedang mendengarkan arahan Ketua Harian PB PON Papua, Dr Yunus Wonda, SH.MH. (Foto : tiffanews)

Yunus yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua I DPR Papua (DPRP) itu kembali mengingatkan semua personil yang berurusan dengan penyelenggaraan PON XX Tahun 2021 di Papua agar pada beberapa pekan ke depan tidak ada satu orang pun di antara PB PON Papua meninggalkan Tanah Papua dengan alasan mengurus PON di wilayah lain.

“Bagi oknum-oknum PB PON XX Papua yang sudah berencana meninggalkan Tanah Papua ke daerah lain dengan alasan mengurus PON, saya minta batalkan rencana tersebut dan selan jutnya kita semua bersama-sama bergandengan tangan bekerja bersama untuk sukseskan PON XX di empat klaster PON yakni Kota Jayapura, Kabupaten Mimika, Kabupaten Merauke dan Kabupaten Jayapura. Saya tidak akan menandatangani surat perjalanan dinas bagi pengurus dan  anggota PB PON Papua yang ingin bepergian keluar Papua dengan alasan mengurus PON,” katanya.

Mantan Ketua DPRP  periode 2014-2019 dari Partai Demokrat Papua itu  mengingatkan bahwa waktu penyelenggaraan PON XX Tahun 2021 sudah semakin mendekat. Siapapun dan institusi apapun di empat klaster PON XX  itu yang berkeinginan atau berniat menolak menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertandingan PON di klasternya akan berhadapan sendiri dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Segala kekurangan dan kelemahan di dalam pengaturan dan penyelenggaraan PON XX dapat kita bicarakan dan dialogkan dari Hati ke Hati di dalam semangat kebersamaan dan persudaraan sejati tanpa sedikitpun menggagalkan PON XX di Papua.

Hari ini, lanjut Yunus Wonda pihak yang menjadi sorotan adalah PB PON Papua. Oleh karena itu, kita semua harus  berpikir positif bahwa kita pasti mampu sukseskan PON ini. Kita sudah bekerja sejak  dua –  tiga tahun lalu, kita bukan baru kemarin bekerja untuk sukseskan PON XX. Kita pastikan bahwa  semua persiapan dan pelaksanan PON berjalan baik agar  tidak ada persolan dan hambatan  dikemudian hari.

Yunus meminta para ketua  bidang  dalam PB PON XX Papua untuk membuat simulasi seperti yang sudah dilakukan Bidang I PB PON XX yang diketuai Yusuf Yambe Yabdi. Bidang I adalah  pioner  atau  penjuru bagi bidang  lainnya dan diharapkan bidang-bidang lain seperti konsumsi, transportasi dan akomodasi dapat  segera menyesuaikan.

Para peserta Rapat rutin PB PON XX Papua sedang mendengarkan arahan Ketua Harian PB PON Papua, Dr Yunus Wonda, SH.MH. (Foto : tiffanews)

Dengan melakukan simulasi maka kita dapat mengetahui apa yang sudah dicapai dan apa saja yang belum atau masih kurang dalam persiapannya. Dari situ kita semua bersama-sama menyempurnakan semua urusan yang  dianggap masih  kurang. Bidang yang satu akan terkoneksi dengan bidang-bidang  lainnya sehingga dibutuhkan kesamaan pandang, kesamaan langkah dan tindakan.

“Kita harus pastikan kesiapan akomodasi di  semua klaster. Ini harus tuntas dulu agar tidak terjadi kepicangan sehingga kita tidak kalang kabut di hari H PON XX Oktober nanti,” kata Yunus Wonda mengingatkan semua peserta rapat.

Kita juga harus  segera tuntaskan penulisan dan penerbitan  Buku Panduan PON XX Tahun 2021  agar semua peserta dapat memiliki dan memedomaninya dalam setiap gerak dan langkah selama berlangsung PON XX Tahun 2021 Oktober mendatang.

Terkait dana operasional PON XX, Yunus Wonda meminta agar difokuskan dulu pada dana penyelenggaraan PON yang disiapkan APBD sedangkan dana PON dari APBN baru akan dibicarakan apabila secara fisik-riil  dana itu sudah berada di tangan  PB PON XX Papua.

“Permasalahan  PON XX yang kita hadapi pasti dapat kita selesaikan  dan PON pasti sukses! Dinamika yang terjadi selama ini membutuhkan semangat persatuan dari kita semua dan kita diharapkan memiliki pemahaman bersama dalam menuntaskan semua permasalahan itu.  Anggaran yang ada harus  dimaksimalkan dulu. Kita fokuskan dulu pada masalah-masalah  yang ada  di sub PB PON. Secara khusus kita intensifkan komunikasi dengan Sub PB PON Mimika agar memiliki pemahaman bersama. Kita percayakan kepada Ketua Bidang I PB PON Papua untuk melakukan  komunikasi  intens terkait hal ini,” katanya.

Yunus mengatakan, pada Senin  (14/6)  PB PON XX Papua akan berangkat ke   Klaster Merauke untuk merapatkan barisan, membangun komunikasi dan kebersamaan dalam menyuskeskan persiapan penyelenggaraan PON XX di Merauke.

Para peserta Rapat rutin PB PON XX Papua sedang mendengarkan arahan Ketua Harian PB PON Papua, Dr Yunus Wonda, SH.MH. (Foto : tiffanews)

Sementara itu Sekretaris Umum PB PON XX Papua, Drs Elia Loupatty,MM meminta semua pihak  yang terlibat dalam penyelenggaran PON XX Papua agar  tetap bersemanngat dalam bekerja.

“Walaupun  Ketua Umum PB PON XX Bapak Lukas Enembe belum berada bersama kita, namun kita harus tetap semangat dalam bekerja. Tidak lama lagi Bapak Lukas Enembe yang adalah gubernur kita akan kembali berada di tengah kita untuk terus menyemangati dan menasehati  kita demi  sukseskan Papua sebagai  tuan rumah PON XX Tahun 2021,” kata mantan Asisten II Setda Provinsi Papua itu.

Elia meminta agar bagian adminsitarsi dan bagian-bagian pendukung lainnya terus bekerja sebagaimana mestinya sehingga roda persiapan penyelenggaran PON XX Tahun 2021 dapat terus berputar secara lancar menuju kesuksesannya.

“Kita harapkan Bapak Gubernur Lukas Enembe  cepat pulang untuk menasehati kita. Kita tetap bekerja. Bagian Administrasi Keuangan dan bagian-bagian  lainnya harap  tetap bekerja,” katanya.

Untuk diketahui, terdapat empat klaster sebagai tuan  rumah penyelenggaraan PON XX Tahun 2021 Papua yaitu Klaster Kota Jayapura memiliki  18 venue/arena ; Klaster Kabupaten  Jayapura 15 venue; Klaster Kabupaten Mimika 9 venue dan Klaster Kabupaten Merauke 5 venue.***(Ade/Bn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Nahkodai DPD LDII Merauke, Bekti Utomo Tegaskan Teroris Bukan Ajaran Islam

TIFFANEWS.COM,-  Nahkodai DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Merauke periode 2021-2026. Bekti Utomo berkomitmen untuk perangi faham radikalisme dan terorisme dengan ikut menandatangani petisi bersama seluruh elemen masyarakat, Rabu (9/6). Menurut Bekti, agenda deklarasi bersama menolak faham terorisme dan radikalisme, sengaja disisipkan dalam acara pelantikan dan pengukuhan pengurus DPP […]
Instagram did not return a 200.
Translate »