Uncen Jayapura Buka Kampus II di Serui

Tukan Ben
Acara penandatanganan kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen  dengan Universitas Cenderawasih (Uncen) dalam rangka pembangunan kampus II Uncen di Serui, Kepulauan Yapen,  Jumat, (11/6). (Foto : Ist)

TIFFANEWS.COM,- Universitas Cenderawasih (Uncen) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen secara resmi menandatangani kesepakatan kerja sama (MoU) dalam rangka pembangunan kampus II Uncen di Serui, Kepulauan Yapen.

Pemkab Kepulauan Yapen menyerahkan Sertifikat Tanah seluas 40 hektar  dan sertifikat bangunan gedung, yang terdiri dari 5 (lima) bangunan gedung, yang dihibahkan oleh pemerintah kabupaten kepulauan Yapen kepada Universitas Cenderawasih, untuk digunakan sebagai kampus Universitas Cenderawasih di Serui.

Acara penandatanganan kerja sama yang dipimpin Ketua Senat Prof.Dr Baltalsar Kambuaya ini berlangung di Ruang Pertemuan Uncen Jayapura Jumat, (11/6).

Hadir dalam kesempatan ini Rektor Universitas Cenderawasih Jayapura Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST., MT, Wakil Bupati Kepulauan Yapen Frans Sanadi, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Inspektorat, dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten kepulauan Yapen.

Rektor Universitas Cenderawasih Jayapura Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST., MT.  dalam sambutannya mengatakan bahwa, saat ini universitas-universitas besar di dunia memiliki kampus di beberapa tempat, bahkan bisa memiliki kampus di beberapa negara, sebagai program pengembangan institusi pendidikan dan perluasan akses pendidikan tinggi.

“Pada masa lalu, Uncen juga pernah memiliki kampus Fakultas Pertanian di Manokwari, yang saat ini menjadi Universitas Papua (UNIPA),” kata Rektor Uncen.

Berdirinya kampus Uncen di Serui yang menjadi Kampus II ini atas permintaan Rektor Uncen yang didukung oleh niat serta komitmen Bupati  Yapen Tonny Tesar dan Wakil Bupati Yapen Frans Sanadi yang dalam 2 periode kepemimpinan  telah menaruh perhatian tinggi terhadap pembangunan masyarakat, khususnya sektor pendidikan.

Bupati dalam beberapa kesempatan bersama pimpinan OPD mendiskusikan  tentang berdirinya suatu PTN (Perguruan Tinggi Negeri) di Serui Pulau Yapen. Bupati membentuk Tim Inisiasai pendirian Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Uncen di Serui dan membahas bersama PR III Uncen Dr. Fredi Sokoi dan Kepala LLDikti (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi) Dr. Suriel Mofu di Kota Biak bulan Mei 2021.

Gagasan ini  dinilai sebagai salah satu kebijakan daerah yang strategis karena karena dua hal. Pertama, di Uncen sendiri belum memiliki Fakultas Perikanan dan Kelautan. Itu sebabnya pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menginisiasi dan mendorong Uncen untuk membuka Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan yang di sebut sebagai Kampus II Uncen (Bukan Kelas Jauh);

Kedua, Yapen dengan luas wilayah perairan 4.713,  672 Km2 dari total luas wilayah Yapen  7.146, 16. Luas wilayah daratannya hanya 2.432, 485 Km2. Artinya Yapen memiliki Potensi SDA sangat menjanjikan di sektor perikanan, kelautan dan pariwisata bahari.

Acara penandatanganan kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen dengan Universitas Cenderawasih (Uncen) dalam rangka pembangunan kampus II Uncen di Serui, Kepulauan Yapen, Jumat, (11/6). (Foto : Ist)

Kampus II Uncen di Serui segera dilaunching dan menerima mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022 (Juni-Juli) 2021. Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan menggunakan sarana gedung eks AKN yang berlokasi di Kontiunai.

Ada tiga program studi yang akan dibuka secara bertahap yakni prodi teknologi penangkapan, prodi teknologi pengolahan hasil penangkapan, dan prodi budidaya.

Pemerintah daerah telah melayangkan surat Permohonan Persetujuan pembukaan Fakultas dan penerimaan mahasiswa baru kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Kehadiran Kampus II Uncen di Serui ini sekaligus  memenuhi harapan semua pihak untuk mengembalikan Serui sebagai kota pendidikan (Onderways Centrum) yang terkenal pada zaman Belanda..

Uncen Kampus II merupakan persembahan terbaik sepanjang masa bagi masa depan generasi muda Yapen dan teluk Cenderawasih pada khususnya,  tanah Papua pada umumnya. (*bn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Distribusi Arus Barang ke Jayawijaya Menurun

Distribusi Arus Barang ke Jayawijaya Menurun TIFFANEWS.COM,- Volume distribusi arus barang ke Kabupaten  Jayawijaya, Provinsi Papua menurun setelah satu pesawat kargo yang beroperasi di sini tergelincir beberapa waktu lalu. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Jayawijaya Lukas Kossay di Wamena, Sabtu (12/6), memastikan situasi ini masih terkendali sebab beberapa […]
Instagram did not return a 200.
Translate »