Venue Bertaraf Internasional Menanti Kedatangan Atlet PON XX Papua

Tiffa News

Oleh : Christina Paulina Kano*

PAPUA  sebagai tuan rumah” penyelenggaraan pesta olahraga  Pekan Olahraga Nasional (PON ) XX Tahun 2021 telah  memiliki venue  (arena) olahraga berstandar Internasional antara lain venue sepatu roda berstandar internasional dan pertama di Papua. Venue ini sedang menanti kedatangan para atlet sepatu roda ke Tanah Papua  yang dijuluki Bumi Cenderawasih alias “sorga kecil jatuh ke bumi”.

Venue sepatu roda yang terletak di kawasan Bumi Perkemahan (Buper ) Kota Jayapura itu,kini sedang dalam tahapan penyelesaiannya. Di venue ini diharapkan akan lahir  atlet-atlet  sepatu roda yang handal yang akan mengharumkan Persada Indonesia.

“Venue ini berstandar internasional dan nantinya juga venue ini  menjadi tempat  melahirkan para atlet yang handal di cabang olahraga sepatu roda khususnya anak-anak Papua,” ujar Jeffry yang adalah Technical Delegate (TD) seperti diikutip Indosport.

Dalam persiapan  penyelenggaran PON XX Papua, pembangunan venue sepatu roda diharapkan cepat rampung  agar para atlet punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri  menghadapi ajang PON XX Papua.

Melalui venue  sepatu roda berstandar internasional diharapkan para atlet terutama atlet Papua yang profesional dapat memberikan prestasi yang  luar biasa.

Venue sepatu roda memiliki sarana prasarana yang berstandar internasional ,yang membanggakan  Papua lantaran spesifikasi lintasan mengikuti standar federasi internasional. Hal ini yang menjadi tantangan bagi para atlet sepatu roda agar mampu dan berhasil  melewati lintasan sesuai  standar federasi internasional.

“Mulai dari kelengkapan sarana dan prasarana, semuanya berstandar internasional, dengan menggunakan final coating dari Vesmaco Italia dan timing system dari Amerika, maka venue sepatu roda ini menjadi yang terbaik di Asia”. ujar Jeffry.

Mendirikan venue berstandar internasional merupakan  sejarah di Tanah Papua.  Banyak harapan bermunculan akan bermunculan bibit-bibit unggul di bidang olahraga sepatu roda yang profesional.

Tanggungjawab Semua pihak

Sekretaris Umum Perserosi Papua, Piter Semuay mengaku bangga atas berdirinya venue megah sepatu roda di Papua.

Pemerintah dan seluruh masyarakat di Tanah Papua berbangga  telah memiliki venue sepatu roda bertaraf  internasional. Dalam suasana kebanggan itulah diharapkan  terselit rasa tanggungjawab semua pihak untuk memelihara aset olahraga bergengsi ini agar tidak rusak atau dirusakkan.

Salah satu hal yang bisa kita lakukan yaitu  bertanggung jawab memelihara aset olahraga ini karena venue ini merupakan salah satu hadiah terindah  Pemerintah Indonesia untuk Tanah Papua karena diyakini, dari Tanah Papua akan lahir atlet-atlet  muda bertaraf internasional.

Selain venue , peralatan setiap  Cabor  di setiap venue pun  berstandar internasional, seperti biliar dan voli.

Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX Papua tahun 2021 melaporkan, sebagian besar perlengkapan pertandingan yang dibutuhkan sudah berada di tanah air dan kini mulai  dikirim ke masing-masing klaster penyenggelaran multi ajang olahraga nasional empat tahunan itu.

Salah satu peralatan yang siap distribusikan adalah peralatan biliar. Peralatan olahraga bola sodok itu didatangkan dari China, Korea, Belgia dan Inggris.

Direktur Utama CV Caraboa Indonesia, Hendra Kurniawan menggaransi peralatan pertandingan biliar  tiba di Kabupaten Mimika tepat waktu dalam keadaan utuh.

“Setelah diperiksa oleh tim pemeriksa barang PB PON, kita langsung masukan ke dalam kontainer dan dikirim dengan menggunakan angkutan kapal laut ke Timika,” kata Hendra.

Menurut Hendra, peralatan biliar yang didatangkan dari Korea dan China merupakan meja billiard yang biasanya digunakan pada kejuaraan dunia billiard.

Kita dapat menyaksikan  meja pool 9 feet dengan merk Wiraka tipe Dynasty sebanyak 12 seet, meja snooker Wiraka 12 feet dengan tipe M-1 berasal dari China, meja carom dengan merk Hollywood tipe Pro AM-V didatangkan langsung dari Korea.

Terdapat 18 buah meja biliar terdiri dari meja pool 12 buah, snooker 3 buah dan carom 3 buah, meja dan peralatan lainnya sudah tiba di Surabaya dan selanjutnya  dikirim ke Timika ibukota Kabupaten Mimika tempat digelarnya pertandingan biliar,” ujarnya.

Peralatan pendukung lainnya seperti lampu LED untuk meja biliar, bola dan lainnya satu paket juga  dikirim bersamaan dengan peralatan lain  ke klaster Mimika.

“Kami  sewa container 40 feet untuk menampung semua peralatan billiard dengan  harapan semua itu segera  terpasang di venue,” katanya.

Hendra mengatakan, untuk memasang peralatan biliar di venue, pihaknya akan mendatangkan 10 teknisi dari Jakarta dan waktu pemasangan kurang lebih 12 harii. Satu orang teknisi akan bertugas  untuk menjaga meja biliar sampai berakhirnya  pertandingan PON XX nanti.

Sedangkan untuk Cabor Vole, TD Cabang Olahraga Voli Indoor,  Regi Nelwan mengatakan, karpet untuk lapangan pertandingan voli sudah sesuai dengan  spesifikasi  yang diminta dan telah memenuhi standar internasional.

“Kami sudah melihat barangnya walaupun melalui ‘zoom meeting’, barang sesuai dengan spesifikasi dan standar internasional,” kata Regi.

Menurut dia, karpet yang dibeli dari Perancis bermerk Gerflor Typenya Taraflex Evolution (Tx Evolution) dan sama dengan yang digunakan pada kejuaraan Asia, Pro Liga bahkan merknya sama dengan yang digunakan  pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018.

“Semua peralatan voli indoor sudah sesuai spesifikasi, itu juga berdasarkan masukan dari kami sebagai TD, dan kami yakin peralatan yang direkomendasikan telah  memenuhi syarat, tidak hanya secara nasional, tetapi juga internasional,” ujar Regi.

Dia pun berharap  agar peralatan itu setelah tiba di Jayapura langsung  dipasang di arena karena cabang olahraga voli menjadwalkan segera digelar  test event.

Senada dengan Regi Nelwan, TD Cabir Bola Tangan,  Mustafa Masyhur juga mengungkapkan jika merk karpet Gerflor untuk lapangan pertandingan bola tangan sudah sesuai dengan rekomendasi dari Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI).

“Merk karpet Gerflor sudah dipakai di berbagai kejuaraan bola tangan, baik di Asia maupun dunia, karpet buatan kota mode (Prancis) itu sudah memenuhi standar,” ungkap Mustafa.

Dia menambahkan PB APTI memiliki satu set karpet merk Gerflor dan dipakai untuk pra kualifikasi PON XX Papua yang dilaksanakan di Purwokerto, Jawa Tengah, pada 20-24 Oktober 2019 lalu.

Tampaknya, semua  venue yang dibangun dan peralatan dari semua cabor PON XX Papua Tahun 2021 yang ditempatkan di venue-venue yang tersebar di empat klaster PON yakni Klaster Kota Jayapura, Kabupaten Merauke, Kabupaten Mimika dan Klaster Kabupaten Jayapura telah memenuhi standar internasional dan bertaraf internasional.  Dengan demikian, perhelatan olahraga bergengsi empat tahunan tingkat nasional PON XX Tahun 2021 sudah pantas dan layak diselenggarakan di Bumi Cenderawasih – “sorga kecil jatuh ke bumi”!

Selamat Datang di Bumi Cenderawasih!

Torang Bisa! Torang Bisa! Torang Bisa!

*Christina Paulina Kano : Mahasiswa Kimia FMIPA Uncen

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Rayakan HUT RI, PTFI Ajak Masyarakat Indonesia Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Pandemi

TIFFANEWS.COM –  Memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-76, PT Freeport Indonesia (PTFI) menyelenggarakan serangkaian acara virtual, dan upacara bendera yang dilakukan dengan protokol kesehatan ketat di Tembagapura, Papua, Selasa (17/08/2021) Meskipun diselenggarakan dengan jumlah peserta dan petugas upacara yang terbatas, namun upacara bendera pertama dari ujung […]
Instagram did not return a 200.
Translate »