oleh

Warga BTN Puskopad Abepura Soroti Pembagian BLT dan Air Bersih

-BERITA-173 views

TIFFANEWS.COM-Ketua DPRD Kota Jayapura, Abisai Rollo kembali melakukan kegiatan reses tahap II di tahun 2020 bersama dengan warga di BTN Puskopad Abepura Kota Jayapura, Selasa (7/7).

Selain untuk menjaring langsung aspirasi masyarakat, reses juga merupakan kawajiban yang dilakukan oleh setiap anggota DPRD Kota Jayapura untuk bertatap muka langsung dengan masyarakat di wilayah pemilihannya.

“Jadi, sebagai anggota dewan, kami harus bertemu langsung dengan masyarakat untuk menjaring informasi baik itu usulan ataupun masukan untuk kemudian dihimpun dan nantinya akan kami teruskan ke Pemerintah,” ungkap Abisai Rollo ketika Tiffanews.com (7/7).

Menurut Rollo, reses keduanya di tahun 2020 ini bertepatan dengan situasi pendemi covid-19. Pihaknya melihat banyak masalah dan persoalan yang terjadi di masyarakat baik itu ekonominya maupun hal-hal lainnya, sehingga pada reses kali ini menjadi momentum yang tepat bagi dirinya untuk mendengarkan keluhan dari masyarakat secara langsung.

“Ada beberapa persoalan yang disampaikan masyarakat di BTN Puskopad Abepura ini terutama terkait pembagian dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah yang mana sepenuhnya belum tepat sasaran dan banyak warga yang tidak mendapatkan BLT tersebut,” terangnya.

Ketua DPRD Kota Jayapura Abisai Rollo bertemu dengan warga di BTN Puskopad Abepura,Selasa (7/7) (Foto: Velisita/Tiffanews)

Menurut warga, pemberian BLT ini dipilih-pilih dan hanya keluarga tertentu saja. Selain itu jumlah warga penerima di BTN Puskopad Abepura ini hanya sedikit, juga masih banyak warga yang belum dapatkan bantuan sembako dari Pemerintah saat ini.

“Jadi selain itu juga mereka sampaikan kepada saya terkait sarana dan prasarana lainnya seperti jalan yang sudah mulai rusak, kurangnya lampu penerang jalan serta saluran air bersih yang dikonsumsi masyarakat setempat,” tuturnya.

Sementara itu terkait keluhan BLT dan sembako dari Pemerintah Kota Jayapura ini,  disampaikan langsung oleh masyarakat setempat, dimana satu kelurahan terdapat kurang lebih 50-70 orang yang harusnya mendapat BLT, tetapi tetapi masih kurang sekitar 7-8 orang yang tidak mendapat bantuan tersebut entah karena kurang telitinya pendataan dari RT/RW atau dari Dinas Sosial yang berwenang.

Atas semua keluhan masyarakat ini maka pihaknya akan siap meneruskan kepada Pemerintah Kota Jayapura, sehingga apa yang dikeluhkan masyarakat ini bisa teratasi dengan baik.

“Secara pribadi saya juga memberikan bantuan langsung kepada warga ini. Yang dianggap ringan saya bisa bantu dengan dana pribadi, sedangkan bantuan yang dianggap mengeluarkan anggaran yang besar akan saya sampaikan kepada Pemerintah Kota Jayapura untuk segera direalisasikan,” tutup Abisai Rollo.(ans/sita)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed